Allano Lima, Fabio Calonego, dan Maxwell Souza Luapkan Unek-Unek Akhir Musim, Kode Bertahan atau Cabut dari Persija?

14 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Tiga pemain asing Persija Jakarta asal Brasil, Allano Lima, Fabio Calonego, dan Maxwell Souza, meluapkan unek-unek akhir musim BRI Super League 2025/2026.

Ketiganya membawa Persija mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga, merelakan Persib Bandung yang hattrick juara dan Borneo FC Samarinda sebagai runner-up.

"Ini adalah tahun yang sangat penuh berkah meski dengan segala yang terjadi. Terima kasih untuk semuanya, maaf jika saya melupakan seseorang, kami sudah berjuang keras, saudara-saudaraku bisa merasa bangga, meski hasilnya tidak selalu seperti yang kami impikan," tulis Allano dalam akun Instagramnya, @allanolima07.

"Besok selalu menjadi hari yang baru. Terima kasih kepada semua yang tidak melepaskan tangan kami. Terima kasih Jakmania, kalian sudah mendukung saya," jelasnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Performa Allano Lima

Allano bergabung dengan Persija pada awal musim ini dengan kontrak setahun. Masa depan winger berusia 31 tahun itu belum bisa dipastikan bersama tim ibu kota.

Bermain dalam 29 pertandingan, Allano berhasil mencetak sembilan gol dan sembilan assist. Namun, ia juga mencatatkan 12 kartu kuning dan satu kartu merah.

Sementara itu, Fabio Calonego berterima kasih atas perjalanan panjang musim ini, terutama kepada suporter Persija, The Jakmania.

"Saya hanya bisa berterima kasih kepada Tuhan, istri saya, anak-anak saya, keluarga saya… seluruh kelompok pemain, staf pelatih, manajemen, staf klub, masyarakat Jakarta, dan terutama suporter fanatik kami, Jakmania," tutur Calonego.

Gelandang Tangguh Persija

Calonego menjelma sebagai gelandang tangguh Persija. Pemain yang dianggap layak untuk dipertahankan itu tampil dalam 30 laga dengan perolehan tiga gol, tujuh assist, empat kartu kuning, dan satu kartu merah.

"Kami memiliki tujuan yang jelas, yaitu meraih gelar liga, tetapi seperti yang selalu saya katakan, sayangnya tidak semua berjalan seperti yang kami inginkan… finis di peringkat ketiga dalam kompetisi seketat ini bukanlah hal yang mudah," tutur Calonego dalam akun Instagramnya, @fabio_calonego97.

"Kami berlatih, bekerja, berjuang, bermimpi, dan yang paling penting, kami menghormati jersey bersejarah dan legendaris ini setiap hari sepanjang musim ini."

"Meskipun kami tidak menjadi juara, bermain menghadapi semua orang dan menghadapi segala situasi, kami berhasil mencatatkan poin tertinggi dalam sejarah klub, dan itu tidak akan pernah bisa dihapus oleh siapa pun."

"Kami memainkan sepak bola yang sangat bagus. Bagi mereka yang memahami sepak bola, pasti tahu apa yang saya maksud. Saya yakin gelar juara ada di masa depan yang tidak lama lagi, kami hanya perlu terus berjalan di jalur yang benar. Akhir kata, terima kasih untuk semuanya!" ungkap pesepak bola berusia 28 tahun itu.

Pemain Tersubur Persija

Adapun, Maxwell Souza yang kerap dikritik akibat permainan egoisnya, menutup musim ini dengan mengukir satu dari tiga gol Persija ke gawang Semen Padang.

Penyerang berusia 31 tahun itu mengakhiri musim pertamanya dengan Persija sebagai pemain tersubur tim ibu kota lewat torehan 16 gol dan empat assist dari 31 penampilan.

"Pertandingan terakhir musim ini dan, syukur kepada Tuhan, musim berakhir seperti saat dimulai, dengan kemenangan di hadapan suporter kami dan dengan sebuah gol untuk menyempurnakan kerja luar biasa ini," imbuh Maxwell melalui akun Instagramnya, @emaxwellsouza95.

"Saya bersyukur kepada Tuhan atas semua yang saya jalani, untuk setiap latihan, setiap pertandingan, setiap gol, dan setiap orang yang bersama saya dalam perjuangan sehari-hari."

"Kelompok ini pasti akan selalu ada dalam ingatan saya sebagai salah satu tim terbaik yang pernah saya bekerja sama sepanjang hidup saya. Kami pantas mendapatkan lebih dari sekadar posisi ketiga, tetapi Tuhanlah yang mengetahui segalanya."

"Saya merasa sangat bahagia dan terhormat karena pernah menjadi bagian dari semua ini. Terima kasih kepada rekan-rekan setim saya, staf, dan Jakmania atas dukungan dan sokongan sejak awal hingga akhir musim. Kami telah melalui masa-masa bahagia bersama," ungkap Maxwell.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Muhammad Adi Yaksa
  • Hendry Wibowo
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |