Banjir Rendam Pantura Semarang, Macet 15 Kilometer

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Ruas Jalur Pantura di Kilometer 7 hingga 9 Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, terendam banjir.

Genangan air menyebabkan arus lalu lintas terganggu parah, bahkan memicu antrean kendaraan hingga belasan kilometer.

Sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor, dilaporkan mogok akibat tingginya air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto menjelaskan banjir terjadi akibat luapan Kali Babon setelah menerima kiriman air dari wilayah hulu.

"Banjir karena Kali Babon meluap, kiriman air dari wilayah Ungaran (Kabupaten Semarang) yang semalam hujan deras," kata Rismanto, Senin (16/2).

Ia menyebut genangan terjadi di jalur sisi selatan, yang merupakan arah Demak menuju Semarang. Dampaknya, arus kendaraan dari Demak tersendat cukup panjang.

"Yang tergenang banjir sepanjang 2 kilometer arah Demak menuju Semarang. Kemacetan di Demak sekitar 15 kilometer tadi sekitar pukul 10.15 WIB," ungkap Rismanto.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat banyak pengendara motor kesulitan melintas dan sebagian kendaraannya mati mesin di tengah genangan.

Sementara itu, di Kawasan Tembalang, Semarang, diterjang banjir imbas hujan deras.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat ratusan warga terdampak akibat banjir tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, mengatakan banjir terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB. Sistem drainase tidak mampu menampung luapan air.

"Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Kota Semarang, dan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga aliran air meluap dan menggenangi area permukiman," ujar Endro dalam laporannya.

Sejumlah lokasi terdampak antara lain Perumahan Argo Residence, Grand Batik Semarang, Grand Permata Tembalang, Perumahan Dinar Indah RW 26 Meteseh, serta RW 1 Kelurahan Rowosari. Selain itu, wilayah Grand Permata Tembalang di Kecamatan Tembalang menjadi salah satu lokasi dengan jumlah terdampak cukup besar.

"Di Perumahan Argo Residence, banjir merendam RT 7 dan RT 8 RW 7 dengan total 50 KK atau 160 jiwa terdampak. Sementara di Grand Batik Semarang tercatat 13 KK atau 33 jiwa terdampak," ungkapnya.

Sementara di Perumahan Dinar Indah RW 26, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, tercatat 31 KK terdampak. Sedangkan di RW 1 Kelurahan Rowosari, ada sekitar 200 KK atau 500 jiwa yang terdampak.

Baca selengkapnya di sini.

(isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |