Bojan Hodak Absen di Pinggir Lapangan, Pelatih Madura United Tegaskan Persib Tetap Berbahaya

15 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Laga menarik akan tersaji ketika Persib Bandung menjamu Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (26/2/2026).

Namun, Persib dipastikan tidak akan didampingi langsung oleh pelatih kepala mereka di sisi lapangan. Bojan Hodak harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning.

Sanksi tersebut didapat setelah Bojan menerima kartu kuning keempatnya saat Persib menghadapi Persita Tangerang pada pertandingan sebelumnya. Situasi ini membuat sang pelatih tidak bisa berada di area teknis selama laga berlangsung.

Meski demikian, Bojan Hodak tetap diizinkan hadir di stadion. Ia hanya tidak bisa memberikan instruksi langsung dari pinggir lapangan dan harus memantau pertandingan dari tribun penonton.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Igor Tolic Ambil Alih Peran di Pinggir Lapangan

Absennya Bojan Hodak membuat staf pelatih Persib harus melakukan penyesuaian. Tugas memimpin tim dari sisi lapangan akan diambil alih oleh asisten pelatih, Igor Tolic.

Peran ini tentu cukup penting karena keputusan-keputusan cepat selama pertandingan biasanya diambil langsung oleh pelatih kepala di area teknis. Namun Persib diyakini sudah memiliki sistem kerja yang jelas sehingga pergantian peran tersebut tidak terlalu mengganggu persiapan tim.

Situasi seperti ini bukan hal baru dalam sepak bola profesional. Banyak tim tetap mampu tampil solid meskipun pelatih kepala tidak berada langsung di bangku cadangan.

Madura United Tidak Merasa Diuntungkan

Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku tidak menganggap absennya Bojan Hodak sebagai keuntungan besar bagi timnya.

Menurutnya, Persib tetap merupakan tim kuat yang sudah memiliki pola permainan jelas. Ia menilai para pemain Maung Bandung sudah memahami taktik dan strategi yang diterapkan oleh pelatih mereka.

“Absennya pelatih Bojan tentu menjadi perhatian. Namun saya tidak berpikir itu akan menjadi keuntungan besar bagi kami,” ujar Carlos.

“Para pemain mereka sudah memahami rencana permainan dan cara bermain timnya. Mereka tahu apa yang harus dilakukan di lapangan.”

Persib Dinilai Tetap Bermain dengan Gaya yang Sama

Carlos Parreira juga meyakini bahwa gaya bermain Persib tidak akan berubah secara signifikan meskipun pelatih kepala mereka tidak berada di sisi lapangan.

Ia menilai perencanaan tim biasanya sudah disiapkan jauh sebelum pertandingan digelar. Karena itu, para pemain tetap bisa menjalankan strategi yang telah dilatih sebelumnya.

“Tentu saja mereka akan kehilangan pelatih di sisi lapangan, terutama dalam pengambilan keputusan langsung. Tetapi saya yakin itu tidak akan banyak mengubah rencana dan gaya bermain mereka.”

Carlos juga menegaskan bahwa situasi seperti ini cukup sering terjadi di dunia sepak bola. Tim biasanya tetap bisa berjalan dengan normal karena keputusan di lapangan masih dapat diambil oleh staf pelatih yang ada.

“Pelatih mereka pasti tetap memantau pertandingan dan keputusan di lapangan akan tetap diambil oleh staf yang ada. Itu hal yang normal dalam sepak bola.”

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |