Jakarta, CNN Indonesia --
PT BPR Jwalita (Perseroda) Kabupaten Trenggalek kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Bank milik pemerintah daerah ini berhasil membawa pulang Golden Trophy pada ajang TOP BUMD Awards 2026 di Jakarta, Senin (13/4).
Capaian Golden Trophy tersebut diraih setelah BPR Jwalita mampu mempertahankan predikat BUMD Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut. Konsistensi kinerja manajemen ini tercatat sejak 2024 hingga 2026.
Bersamaan dengan prestasi perusahaan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menerima penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD 2026. Apresiasi tersebut diberikan atas peran aktif kepala daerah dalam mendukung kemajuan operasional BPR Jwalita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama BPR Jwalita, Dwi Fraidianriani, juga terpilih sebagai TOP CEO BUMD 2026 dalam ajang yang sama. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan kepercayaan dari masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, Pemkab Trenggalek, nasabah BPR Jwalita tercinta dan masyarakat atas kepercayaannya kepada BPR milik pemkab Trenggalek ini dan seluruh tim BPR Jwalita,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4).
Ia melanjutkan, manajemen BPR Jwalita kini fokus pada upaya peningkatan kualitas pelayanan secara menyeluruh. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan akses layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Predikat BUMD Bintang 5 diberikan berdasarkan penilaian terhadap tata kelola perusahaan yang dinilai sangat baik. Penilaian tersebut juga mencakup aspek inovasi serta pemanfaatan teknologi informasi dalam operasional perbankan.
Di samping faktor internal, kontribusi BPR Jwalita terhadap pembangunan ekonomi daerah menjadi poin penting dalam penilaian. Penghargaan ini diharapkan memperkuat peran perusahaan sebagai pendorong sektor UMKM di Trenggalek.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kabupaten Trenggalek, meningkatkan pemberdayaan UMKM,” imbuh Dwi.
Ia menegaskan, perusahaan juga akan terus mengupayakan pengembangan produk perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kearifan lokal. Strategi ini juga ditujukan untuk memperkuat posisi BPR sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Trenggalek.
Sebagai informasi, TOP BUMD Awards merupakan ajang evaluasi bagi BUMD di seluruh Indonesia yang memiliki kinerja bisnis unggul. Penilaian dilakukan secara komprehensif mulai dari aspek tata kelola hingga kontribusi nyata terhadap daerah.
(rir)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1

















































