Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden China Xi Jinping melayangkan empat usulan terkait perdamaian di Timur Tengah demi mengakhiri peperangan antara Amerika Serikat dan Iran yang masih berkecamuk sejak 28 Februari lalu.
Usulan-usulan ini disampaikan Xi saat menjamu kedatangan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed di Beijing pada Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam "empat usulan" yang disampaikannya, Xi menyerukan penegakan "prinsip hidup berdampingan secara damai" antarnegara dan pembangunan "arsitektur keamanan yang berkelanjutan." Istilah terakhir kerap digunakan Beijing untuk secara tidak langsung mengkritik sistem aliansi yang dipimpin AS, yang dinilainya sebagai ancaman terhadap keamanan global.
Dikutip CNN, Xi Jinping juga menekankan pentingnya menjunjung hukum internasional tanpa "penerapan yang selektif", sebuah kritik yang juga kerap diarahkan China terhadap Amerika Serikat.
"Otoritas hukum internasional harus dijaga; tidak boleh diterapkan secara selektif atau diabaikan ketika tidak menguntungkan, dan dunia tidak boleh dibiarkan kembali pada hukum rimba," kata Xi.
Istilah "hukum rimba" sendiri sering digunakan oleh para pemimpin dan media China untuk mengkritik tindakan sepihak, yang kerap dikaitkan dengan kebijakan Amerika.
Xi juga menegaskan penting menjunjung kedaulatan negara, termasuk melindungi keselamatan personel, fasilitas, dan institusi dari "semua negara," serta perlunya keseimbangan antara aspek keamanan dan pembangunan.
Pernyataan ini terbilang langka keluar langsung dari mulut Xi Jinping. Sebab, selama ini Xi menyerahkan sebagian besar respons China terhadap Timur Tengah kepada para diplomat dan menteri luar negeri China.
Empat usulan ini pun menjadi pernyataan paling substantif Xi sejauh ini mengenai keamanan Timur Tengah sejak AS bersama Israel membombardir Iran hingga memicu perang sampai hari ini.
Selain menyampaikan empat usulannya, Xi Jinping dan Sheikh Khaled bin Mohamed juga bertukar pandangan mengenai situasi terkini di kawasan Teluk.
Xi menegaskan posisi China untuk mendorong perdamaian dan dialog di Timur Tengah, sekaligus menekankan bahwa negaranya akan "terus memainkan peran konstruktif" membantu meredakan ketegangan di kawasan.
(rds/bac)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
3















































