Paul Munster Menyulap Bhayangkara FC Jadi Monster Sejajar 3 Tim Papan Atas di BRI Super League

23 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Bhayangkara FC tampil menggila di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Memulai paruh kedua musim ini dari peringkat kesembilan, hingga pekan ke-24 tim polesan Paul Munster ini berhasil merangsek ke urutan ketujuh klasemen sementara.

Dari tujuh pertandingan, The Guardians of Saburai berhasil merengkuh lima kemenangan, sekali imbang, dan kalah. Total poin yang dikumpulkan sebanyak 16 angka.

Hebatnya lagi, mereka meraih quatrik kemenangan dalam empat laga terakhirnya. Lebih mencengangkan lagi, Wahyu Subo Seto dkk. merebut tiga poin mutlak itu di kandang lawan.

Dua tim papan atas yang merasakan keganasan Bhayangkara FC adalah Malut United dan Persebaya yang ditaklukkan dengan skor sama 2-1.

Akibat kehebatan tim yang bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda Lampung ini membuat langkah Malut United terseok-seok dalam persaingan empat besar papan atas.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sejajar Persib, Persija, Borneo FC

Dari data statistik yang dikumpulkan Bola.com, lompatan besar prestasi ini mensejajarkan Bhayangkara FC dengan prestasi tiga tim teratas, Persib, Persija, dan Borneo FC yang sedang bersaing keras menjuarai Super League edisi kali ini.

Meskipun Persib dan Borneo FC masih punya satu pertandingan tunda yang melibatkan keduanya yang akan dihelat di Stadion Segiri Samarinda, 15 Maret mendatang.

Yang lebih menarik untuk dikupas lagi. Jika dikomparasi tujuh pertandingan di paruh kedua dengan putaran pertama lalu, sepak terjang Bhayangkara FC memang fantastis.

Di paruh pertama, Bhayangkara FC memenangkan tiga laga, dua seri, dan dua kali kalah. Sedangkan fase kedua mereka meraih lima kemenangan, sekali imbang, dan sekali kalah.

Produktivitas

Catatan produktivitas Bhayangkara FC sangat mengerikan. Pada putaran pertama mereka hanya mampu mencetak lima gol. Tapi paruh kedua mereka mampu membobol gawang lawan sebanyak 16 gol.

Dari jumlah gol segudang itu 13 butir di antaranya dipersembahkan empat pemain asing baru yang direkrut pada bursa transfer kedua musim ini. Mereka adalah Moussa Sidibe dengan 5 gol, Henry Doumbia (4), Privat Mbarga (3), dan Ryo Matsumura (1).

Padahal kuartet lini serang mematikan Bhayangkara FC itu orang-orang 'terbuang' di klub lamanya. Moussa Sidibe dan Henry Doumbia tersisih dari dua klub Liga Super Malaysia yakni JDT dan PDRM. Sedangkan Privat Mbarga dan Ryo Matsumura jadi komoditas pinjaman dari Dewa United dan Persija.

Ini jadi bukti pemain afkiran bukan berarti kualitas mereka jelek. Tapi di tangan Paul Munster, para pemain itu berubah jadi monster yang bikin keder lawan di Super League.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Gatot Sumitro
  • Wiwig Prayugi
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |