Bola.com, Kediri - Persaingan papan bawah BRI Super League musim ini membuat adrenalin para pelatih yang timnya berada di zona rawan seperti diaduk-aduk. Ada harapan dan ketakutan.
Bekapan rasa itu pula yang dialami Mario Lemos. Arsitek asal Portugal itu juga belum merasa nyaman, karena Persijap masih berada di tataran bawah klasemen sementara.
Hingga berakhirnya pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026, tim berjulukan Laskar Kalinyamat tersebut masih menghuni peringkat ke-14 dengan koleksi 22 poin.
Perolehan angka Persijap hanya unggul dua poin atas Madura United yang menempati urutan ke-16. Ini posisi teratas dari tiga tim yang berada di zona degradasi yang di bawahnya masih ada Semen Padang (20) dan PSBS (18).
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Pilih Tidur
Artinya, jika Persijap terpeleset di pertandingan yang dilakoninya, terbuka peluang tim lain untuk menindih anak asuh Mario Lemos tersebut. Situasi itu ternyata memengaruhi sikap sang pelatih terhadap tiap pertandingan yang akan digelar.
Lalu, apa yang dilakukan Mario Lemos menyikapi ketatnya laga tiap pekan yang melibatkan tim-tim papan di akhir musim ini?
"Saya pilih tidur daripada nonton live pertandingan para tim rival. Setelah bangun tidur atau esok harinya, saya baru lihat skor pertandingan mereka. Pikiran saya harus fresh dan tak mau terganggu jalannya pertandingan tim-tim itu," ungkapnya.
Fokus Menatap Laga
Cara ini menurut Mario Lemos bisa membuatnya tetap fokus pada pertandingan yang akan dihadapi Wahyudi Hamisi dkk.
"Baru tadi pagi saya tahu kalau Semen Padang dan Madura United dikalahkan Persib dan Borneo FC. Sebagai rival, saya tentu sangat senang mereka kalah. Daripada nonton mereka bertanding, saya memilih konsentrasi penuh bagaimana cara melawan Persik," ucapnya.
Wajah pelatih berusia 39 itu tampak berseri-seri setelah Persijap berhasil mencuri satu poin dari hasil menahan Persik tanpa gol di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Senin (6/4/2026).
"Tiap poin sangat berarti di saat genting pada akhir musim ini. Apalagi kami dapat poin di luar kandang. Kami akan terus berusaha melakukan itu. Harus menang di kandang dan mencuri poin di laga tandang," jelasnya.
Beusaha dan Berdoa
Yang menarik, Mario Lemos juga percaya dengan keajaiban atau takhayul. Baginya itu sebuah spirit yang bisa jadi motivasi bagi dirinya.
"Manusia harus berusaha dan berdoa. Dalam keadaan terjepit, kita harus berdoa untuk kebaikan kita. Sebelum tidur, saya selalu minta kepada Tuhan yang terbaik untuk Persijap. Biasanya saya punya perasaan takhayul soal hasil pertandingan besok," ucapnya.
Selain itu, Mario Lemos berdoa agar tim rival mendapat hasil buruk di pertandingannya. "Maaf, saya juga berdoa tim rival tak dapat hasil bagus di pertandingan. Saya rasa itu sangat manusiawi. Kita boleh minta apa saja kepada Tuhan. Saya kira orang lain juga melakukan itu," tuturnya.
Bekerja Keras
Mario Lemos mengaku usaha dan doanya pekan ini dikabulkan Tuhan YME. Karena tim-tim medioker seperti PSBS, Semen Padang, dan Madura United menderita kekalahan. Sementara Persis bisa mengimbangi PSM 1-1.
"Pekan ini saya bahagia. Tapi pekan berikutnya, saya tak tahu. Apakah saya akan senang atau sedih. Karena Persijap akan menghadapi Bhayangkara FC di kandang. Kami harus bekerja keras dan berdoa sungguh-sungguh agar bisa mengalahkan tim kuat seperti Bhayangkara FC," pungkasnya.

8 hours ago
1
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5255669/original/089095000_1750211606-Persijap-Tunjuk-M--rio-Lemos-sebagai-Pelatih-Kepala-1749715558.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5363920/original/087155000_1758991698-Persik_Kediri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405302/original/081363200_1762435299-paul_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503339/original/006964200_1771135346-1000363693.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348127/original/083646400_1757768894-Persijap-Bertekad-Jinakkan-Singo-Edan-di-GBK-1756521836.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523684/original/069648600_1772854651-reina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476444/original/048735000_1768750890-Sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547781/original/026949700_1775470977-sanjaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5470664/original/001390300_1768214320-persib__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4757469/original/090280000_1709191635-Timnas_Indonesia_-_Rizky_Ridho_dan_Ivar_Jenner_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547973/original/059177000_1775480599-sanjaya_m.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547731/original/019127300_1775468922-Gemini_Generated_Image_vbfihpvbfihpvbfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547619/original/013245000_1775465008-IMG_4329.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462253/original/037819200_1767520830-PSIM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548051/original/080662900_1775496798-IMG_6588.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5548040/original/061032600_1775488822-Bali_United_vs_PSBS_Biak_lagi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548037/original/047031600_1775488071-1000826922.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548002/original/074564100_1775482792-Joao_Ferrari_memperlebar_jarak_dan_mencetak_gol_keduanya_di_laga_malam_ini._________BaliUnited__Reig.jpg)























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)





