Jakarta, CNN Indonesia --
Suriah kembali membara usai pasukan keamanan menghadapi kelompok teroris ISIS dan milisi pro-pemerintahan sebelumnya Bashar Al Assad, Saraya Al Jawad.
Pasukan Keamanan sibuk menghadapi Al Jawad di Latakia dan ISIS di Provinsi Deir Az Zor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Dalam Negeri Anas Khattab mengatakan sisa-sisa rezim sebelumnya dan ISIS sengaja ingin mengacaukan Suriah.
"Mereka berupaya mengganggu keamanan negara dan menargetkan keberhasillannya," kata Khattab, dikutip Al Jazeera, Rabu (26/2).
Bentrok di Latakia menyebakan empat orang tewas. Media lokal Al Ikhbariya lebih rinci melaporkan satu personel keamanan, komandan Saraya Al Jawad, dan dua rekannya tewas imbas bentrok tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Suriah menyatakan Al Jawad sengaja melakukan tindak kekerasan di negara tersebut seperti pembunuhan, pengeboman, dan penargetan terhadap perayaan publik.
Saraya Al Jawad merupakan milisi yang baru terbentuk pada Agustus 2025, beberapa bulan usai Assad dilengserkan. Kelompok itu juga dekat dengan Brigadir Jenderal di era rezim sebelumnya, Suheil Al Hassan.
Pertempuran dua front
Pada Senin, ISIS Suriah (ISIL) menyerang sejumlah pos keamanan di Al Mayadin dan Al Sabahiyah, Provinsi Deir Az Zor.
Imbas serangan tersebut, satu tentara di Mayadin tewas, dan empat personel keamanan di Sabahiyah juga tewas.
Keesokan harinya, ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap pos keamanan.
Para analis menduga kasus yang muncul secara bersamaan di pesisir dan di timur kemungkinan besar bukan kebetulan.
Pakar keamanan strategis di Yordania, Brigadir Jenderal Munir Al Hariri, mengatakan kebangkitan kembali kelompok-kelompok ini "mencurigakan" dan ada potensi manipulasi eksternal.
Peneliti politik di Damaskus, Bassam Al Suleiman, mengatakan lonjakan kekerasan mengaitkan gesekan dari transisi kekuasaan dan penarikan pasukan internasional.
"Organisasi [ISIL] mengeksploitasi ketidakseimbangan keamanan yang disebabkan perubahan kendali dan penarikan pasukan AS," kata Al Suleiman.
(isa/rds)

21 hours ago
4






























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5135707/original/002195800_1739783758-Tekel_Horor_Rizky_Ridho_Beckham_Putra-6.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468495/original/048198200_1767953205-0S6A8909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467596/original/066034800_1767924043-photo-collage.png__11_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399028/original/092705400_1761902993-mike.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4044199/original/058451700_1654513182-20220606_Konpers_Piala_Presiden_2022_27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468591/original/065733900_1767959870-0S6A9858.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468601/original/045361200_1767960428-0S6A9868.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5467981/original/006725400_1767939062-James_vs_Hubner.jpg)



