Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah narasi video yang menyebut mobil polisi diamuk massa setelah menabrak warga di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) beredar di media sosial.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tebet AKP Iwan Gunawan mengatakan narasi tersebut adalah hoaks. Kata dia, peristiwa yang terjadi adalah anggota tengah membubarkan aksi tawuran di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet, Jaksel pada Senin (13/4).
"Kami meluruskan bahwa kejadian tersebut merupakan tawuran antar warga yang terjadi pada Senin malam (13/4) di Jalan Bukit Duri Selatan. Petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat (+5 menit)," kata Iwan kepada wartawan, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan menyebut berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran. Akibatnya, korban terjatuh di dekat mobil patroli.
"Korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat," tutur dia.
"Akibat situasi tersebut, sempat terjadi pelemparan terhadap kendaraan dinas hingga mengalami kerusakan," sambungnya.
Iwan menyebut warga yang terkena lemparan batu imbas tawuran pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Tebet guna penanganan medis.
Ia mengimbau warga untuk tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap
aman dan kondusif," katanya.
(dis/isn)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
1

















































