Berikut Tips Mengatasi Kaki Pecah-pecah(magnifik)
KAKI pecah-pecah adalah kondisi ketika kulit pada tumit atau telapak kaki menjadi kering, kasar, menebal, dan mengalami retakan.
Kondisi ini umumnya terjadi karena kulit kehilangan kelembapan atau mendapat tekanan dan gesekan berulang, tetapi terkadang dapat berkaitan dengan masalah kulit tertentu.
1. Gunakan pelembap secara rutin
Oleskan pelembap pada tumit dan telapak kaki setelah mandi dan sebelum tidur untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.
2. Pilih pelembap dengan bahan yang sesuai
Produk yang mengandung urea, asam laktat, atau asam salisilat dapat membantu melembapkan sekaligus mengurangi kulit yang menebal.
3. Jangan mandi menggunakan air terlalu panas
Air yang terlalu panas dapat mengurangi minyak alami kulit sehingga kaki semakin kering.
4. Batasi waktu mandi
Mandi terlalu lama dapat membuat kulit kehilangan kelembapan. Usahakan mandi secukupnya dan segera gunakan pelembap setelahnya.
5. Gunakan sabun yang lembut
Pilih sabun atau pembersih tubuh yang tidak membuat kulit terasa sangat kering setelah digunakan.
6. Rendam kaki dengan air hangat secukupnya
Merendam kaki selama beberapa menit dapat membantu melunakkan kulit yang keras. Hindari air yang terlalu panas.
7. Eksfoliasi kulit mati secara perlahan
Setelah kulit melunak, gunakan batu apung atau alat khusus kaki dengan lembut untuk mengurangi kulit menebal. Jangan menggosok terlalu keras.
8. Hindari mengelupas kulit secara paksa
Jangan menarik atau memotong kulit yang pecah karena dapat menyebabkan luka dan meningkatkan risiko infeksi.
9. Gunakan kaus kaki setelah memakai pelembap
Kaus kaki berbahan nyaman dapat membantu mempertahankan kelembapan setelah kaki diberi pelembap sebelum tidur.
10. Pilih alas kaki yang nyaman
Gunakan sepatu atau sandal yang ukurannya sesuai dan tidak memberikan tekanan berlebihan pada tumit.
11. Hindari terlalu sering berjalan tanpa alas kaki
Berjalan tanpa alas kaki, terutama di permukaan yang keras, dapat meningkatkan tekanan pada tumit dan memperparah retakan.
12. Jaga kebersihan kaki
Bersihkan kaki secara teratur dan keringkan dengan baik, terutama di sela-sela jari, untuk menjaga kesehatan kulit.
13. Cukupi kebutuhan cairan
Minum cukup air membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, kulit kering tidak selalu disebabkan oleh kurang minum sehingga pelembap tetap penting.
14. Hindari produk yang membuat kulit semakin kering
Jika suatu produk menyebabkan perih, kemerahan, atau kulit semakin kering, hentikan penggunaannya dan pilih produk yang lebih lembut.
15. Periksa ke dokter jika tidak kunjung membaik
Jika retakan sangat dalam, terasa nyeri, berdarah, mengeluarkan cairan, menunjukkan tanda infeksi, atau tidak membaik meski sudah dirawat, sebaiknya periksakan ke tenaga kesehatan. Kondisi seperti eksim, psoriasis, atau diabetes juga dapat berkaitan dengan masalah kulit kaki.
Rutinitas yang dapat dicoba adalah mandi dengan air hangat atau suam-suam kuku, keringkan kaki, oleskan pelembapm gunakan kaus kaki yang nyaman. Lakukan secara konsisten dan hindari mengikis kulit secara berlebihan. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc








































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9300188/original/036780100_1784309060-16__1_.jpg)









