2 Remaja Jadi Pelaku Penembakan di Masjid San Diego AS, Apa Motifnya?

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menduga aksi penembakan di San Diego Islamic Center Amerika Serikat yang menewaskan tiga orang dilakukan karena hate crime atau kejahatan atas kebencian.

"Karena lokasinya di Islamic Center, kami menduga ini adalah hate crime sampai semuanya terbukti," kata Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, seperti dikutip Al Jazeera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penembakan terjadi di kompleks masjid di San Diego, California, sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Tiga orang meninggal dunia, termasuk petugas keamanan di Islamic Center.

Dua tersangka juga ditemukan tewas di dalam mobil yang berjarak beberapa blok dari lokasi kejadian. Polisi meyakini keduanya tewas akibat bunuh diri.

Menurut polisi, para tersangka merupakan remaja laki-laki berusia 17 dan 19 tahun.

Anak-anak hingga imam masjid yang berada di lokasi dalam keadaan aman dan tak terluka.

Direktur San Diego Islamic Center Imam Taha Hassane mengecam keras penembakan ini.

"Sangatlah keterlaluan menargetkan tempat ibadah," ujarnya.

Walikota San Diego, Todd Gloria, menekankan bahwa "kebencian tidak memiliki tempat" di kota tersebut.

"Kepada komunitas Muslim setempat, doa kami menyertai Anda," kata Gloria.

"Saya ingin meyakinkan komunitas Muslim bahwa kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan Anda merasa aman di kota ini, dan tidak ada sumber daya yang akan dihemat untuk memastikan lembaga dan lokasi keagamaan kita terlindungi di masa yang sensitif ini," imbuhnya.

(blq/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |