Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah kapal tanker minyak yang disewa perusahaan milik negara QatarEnergy dihantam rudal jelajah diduga milik Iran pada Rabu (1/4).
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Qatar menyatakan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah pernyataan di media sosial X, Kemhan Qatar menyampaikan kapal Doha telah menjadi sasaran tiga rudal jelajah yang diduga diluncurkan dari Iran.
Pihaknya berhasil mencegat dua rudal jelajah sementara yang ketiga lolos dan menghantam kapal tanker.
Awak kapal tanker yang berjumlah 21 orang tak terluka dan telah dievakuasi seluruhnya, demikian dilaporkan Al Jazeera.
Belakangan Kemhan Qatar mengonfirmasi rudal itu berasal dari Iran, meski Teheran belum buka suara soal insiden tersebut.
QatarEnergy sementara itu menyatakan serangan ini menghantam kapal tanker minyak mentah Aqua 1 yang saat itu berada di perairan teritorial utara Qatar. Peristiwa itu terjadi pada pagi hari.
Menurut QatarEnergy, insiden ini tidak menyebabkan cedera pada awak maupun dampak pada lingkungan.
Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran yang meletus sejak 28 Februari telah mengancam lalu lintas maritim di Timur Tengah. Iran menutup Selat Hormuz dan mengancam akan membakar kapal-kapal yang berani melintas tanpa izin.
Negara-negara Teluk juga melaporkan Iran menyerang fasilitas minyak dan gas mereka setelah AS-Israel menyerang infrastruktur Iran.
Dilansir dari Reuters, perang ini telah melumpuhkan 17 persen kapasitas ekspor gas alam cair (LNG) Qatar dan mengancam pasokan energi ke Eropa dan Asia.
(blq/rds/bac)
Add
as a preferred source on Google

13 hours ago
4






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491263/original/038261600_1770089716-wehrmann_j.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)



