Apple Intelligence di iPhone: 8 fitur AI yang wajib dicoba

15 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Apple Intelligence menjadi salah satu fitur yang cukup menarik perhatian bagi para pengguna iPhone dalam beberapa tahun terakhir. Bukan sekadar fitur tambahan, Apple menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) ini ke berbagai aplikasi dan fungsi di iPhone untuk membantu pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari.

Secara sederhana, Apple Intelligence merupakan sistem AI dari Apple yang terintegrasi dengan sejumlah fitur di perangkat. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk membantu menulis, merangkum informasi, membuat gambar dan emoji, hingga mencari informasi melalui kamera.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua iPhone mendukung Apple Intelligence. Ketersediaannya juga bergantung pada versi sistem operasi, bahasa, dan wilayah pengguna. Tercatat, fitur ini hanya tersedia di iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, serta seluruh model iPhone 16 dan iPhone yang lebih baru.

Baca juga: Apa fungsi true tone pada iPhone, benarkah baik untuk mata?

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan Apple Intelligence di iPhone?

1. Membantu menulis dan memperbaiki teks

Salah satu fitur yang cukup berguna adalah Alat Tulis atau Writing Tools.

Fitur ini dapat membantu pengguna mengoreksi tulisan, membuat rangkuman, serta menulis ulang teks dengan gaya atau nada yang berbeda. Alat Tulis dapat digunakan di berbagai tempat ketika pengguna mengetik, termasuk sejumlah aplikasi dan situs web pihak ketiga yang kompatibel.

Misalnya, ketika membuat email atau menulis pesan yang terlalu panjang, pengguna dapat memanfaatkan Apple Intelligence untuk merapikan atau meringkas tulisan tersebut.

Fitur ini bisa menjadi jalan pintas bagi pengguna yang sering menulis pesan, email, catatan, atau dokumen melalui iPhone.

Baca juga: Fitur iPhone yang bisa saling terhubung ke Mac dan Apple Watch

2. Merangkum notifikasi dan pesan

Punya banyak notifikasi yang menumpuk? Apple Intelligence dapat membantu menampilkan inti dari sejumlah pemberitahuan sehingga pengguna tidak perlu membaca semuanya satu per satu.

Pada aplikasi Pesan, Apple Intelligence juga dapat membuat rangkuman percakapan dan menyediakan Balasan Cerdas untuk membantu pengguna merespons pesan dengan lebih cepat.

Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui isi utama percakapan tanpa harus membuka setiap pesan yang masuk.

3. Membuat Genmoji dan gambar

Apple Intelligence juga membawa fitur kreatif seperti Genmoji dan Image Playground.

Genmoji memungkinkan pengguna membuat emoji berdasarkan deskripsi yang diberikan. Jadi, pengguna tidak hanya bergantung pada pilihan emoji standar yang sudah tersedia di keyboard.

Sementara itu, Image Playground dapat digunakan untuk membuat gambar berdasarkan ide atau deskripsi tertentu.

Fitur ini bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin membuat konten visual sederhana langsung dari iPhone.

Baca juga: 6 fitur kamera iPhone yang jarang diketahui, ternyata berguna

4. Menghapus objek yang mengganggu di foto

Bagi pengguna yang gemar memotret, Apple Intelligence juga hadir di aplikasi Foto.

Salah satu kemampuannya adalah membantu menghilangkan objek yang dianggap mengganggu dari sebuah foto melalui fitur Bersihkan atau Clean Up.

Misalnya, ada benda tertentu di latar belakang foto yang membuat tampilan kurang rapi. Dengan fitur ini, pengguna dapat memilih bagian tersebut untuk dihapus dan sistem akan mencoba mengisi area yang kosong agar terlihat menyatu dengan foto.

Selain itu, Apple Intelligence juga membuat pencarian foto menjadi lebih mudah. Pengguna dapat menggunakan bahasa sehari-hari untuk mencari foto atau video tertentu berdasarkan isi atau momen yang ada di dalamnya.

5. Mencari informasi lewat kamera

Apple Intelligence juga membuat kamera iPhone menjadi lebih pintar melalui Kecerdasan Visual atau Visual Intelligence.

Fitur ini dapat membantu pengguna memahami objek dan informasi yang ada di sekitarnya. Misalnya, pengguna dapat mengenali tanaman atau hewan, menerjemahkan tulisan, mencari informasi mengenai sebuah tempat, atau mengubah informasi pada poster menjadi acara di kalender.

Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan mengenai objek yang terlihat dan, pada kondisi tertentu, menggunakan layanan seperti ChatGPT untuk mendapatkan informasi tambahan.

6. Meringkas rekaman suara dan panggilan

Apple Intelligence juga dapat membantu ketika pengguna memiliki rekaman audio yang panjang.

Di aplikasi Catatan, misalnya, pengguna dapat merekam audio seperti rapat atau kegiatan belajar kemudian menggunakan Apple Intelligence untuk membuat rangkuman transkrip.

Pada perangkat dan wilayah yang mendukung fitur terkait, Apple Intelligence juga dapat membuat rangkuman panggilan telepon dan audio FaceTime yang direkam.

Fitur ini bisa membantu pengguna mendapatkan poin-poin penting tanpa harus mendengarkan rekaman dari awal sampai akhir.

Baca juga: 6 fitur iPhone tersembunyi yang bikin aktivitas lebih praktis

7. Siri menjadi lebih pintar

Apple juga mengintegrasikan Apple Intelligence ke dalam Siri.

Siri mendapatkan kemampuan untuk memahami permintaan dengan konteks yang lebih baik, termasuk ketika pengguna melakukan kesalahan saat berbicara atau mengubah permintaan di tengah percakapan.

Apple Intelligence juga memungkinkan Siri bekerja bersama sejumlah kemampuan lain, termasuk Alat Tulis dan integrasi ChatGPT pada pengalaman tertentu.

Namun, Apple masih mengembangkan sejumlah kemampuan Siri yang lebih personal dan beberapa fitur baru dapat bergantung pada pembaruan perangkat lunak berikutnya.

8. Tetap memperhatikan privasi

Salah satu hal yang ditekankan Apple adalah privasi dalam penggunaan Apple Intelligence.

Apple menjelaskan bahwa banyak pemrosesan Apple Intelligence dilakukan langsung di perangkat. Untuk permintaan yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar, sistem dapat menggunakan Komputasi Awan Pribadi atau Private Cloud Compute.

Menurut Apple, data yang dikirim untuk pemrosesan tersebut tidak disimpan dan hanya digunakan untuk memenuhi permintaan pengguna.

Meski demikian, Apple juga mengingatkan bahwa hasil yang dibuat oleh Apple Intelligence dapat saja tidak akurat. Karena itu, informasi penting tetap perlu diperiksa kembali sebelum digunakan.

Pada akhirnya, Apple Intelligence membuat iPhone tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi perangkat yang dapat membantu berbagai pekerjaan. Mulai dari menulis dan merangkum informasi hingga mengolah foto, membuat gambar, memahami objek melalui kamera, dan membantu aktivitas sehari-hari.

Namun, kemampuan AI tersebut tetap sebaiknya dipandang sebagai alat bantu. Untuk informasi yang penting, pengguna tetap perlu memeriksa kembali hasil yang diberikan agar tidak langsung menganggap semua jawaban AI sebagai sesuatu yang pasti benar.

Baca juga: iPhone Duo bakal jadi lini produk, Apple siapkan varian Max hingga SE

Baca juga: 8 keunggulan MacBook dibanding laptop Windows, apa saja?

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |