Australia Gagal ke Piala Asia U-20 2027 usai Digasak Timnas Indonesia U-20, Petinggi Socceroos Kecewa Berat dan Minta Maaf

8 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Timnas Australia U-20 gagal melangkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Kekalahan 0-2 dari Timnas Indonesia U-20 pada laga terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos membuat Socceroos muda tersingkir.

Pertandingan yang berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Minggu (6-9-2026) sore WIB, menjadi penentu nasib Australia. Dua gol Timnas Indonesia U-20 dicetak Theo Leeming dan Amar Brkic.

Australia harus puas menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup H dengan koleksi empat poin.

Sementara itu, Timnas Malaysia U-20 berada di posisi kedua dan masih berharap lolos melalui jalur peringkat kedua terbaik.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Permintaan Maaf

Kegagalan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi Australia. Football Australia lantas menyampaikan permintaan maaf setelah gagal mengamankan tiket ke putaran final.

Australia sebenarnya mengawali kualifikasi dengan hasil meyakinkan. Mereka mengalahkan tuan rumah Laos dengan skor 2-0 pada pertandingan pertama.

Namun, hasil tersebut tidak berlanjut pada laga berikutnya. Young Socceroos hanya mampu bermain imbang 2-2 ketika menghadapi Malaysia.

Hasil imbang itu membuat pertandingan terakhir, melawan Timnas Indonesia U-20, menjadi sangat menentukan.

Akan tetapi, Australia justru menelan kekalahan dua gol tanpa balas dan harus mengakhiri kiprahnya di babak kualifikasi.

Di Bawah Standar

Direktur Eksekutif Football Australia, Heather Garriock, mengakui hasil tersebut berada di bawah standar yang ditetapkan.

"Kegagalan lolos ke Piala Asia U-20 merupakan hasil yang mengecewakan dan berada di bawah standar serta harapan yang kami tetapkan bagi tim nasional usia muda kami," ujar Garriock melalui laman resmi Socceroos.

Australia datang dengan status juara bertahan. Pada Piala Asia U-20 2025, mereka menjadi kampiun setelah mengalahkan Arab Saudi di partai final.

"Kami pernah menjadi juara Asia bersama tim U-20 pada edisi sebelumnya, jadi kami memahami betul kemampuan para pemain Australia di kancah internasional," lanjut Garriock.

Evaluasi Menyeluruh

Football Australia kini berencana melakukan evaluasi menyeluruh setelah kegagalan tersebut.

"Sebagaimana yang kami lakukan terhadap setiap program tim nasional, kami akan mengevaluasi turnamen ini secara menyeluruh. Termasuk persiapan, performa, jadwal AFC, ketersediaan pemain, dan lingkungan di sekitar tim," tutur Garriock.

Evaluasi tersebut akan dilakukan untuk menemukan bagian yang perlu diperbaiki dan menerapkan hasilnya pada masa mendatang.

"Pada dasarnya, sepak bola internasional usia muda bertujuan untuk mengembangkan pemain agar mampu menembus skuad utama Socceroos. Namun, mewakili Australia juga membawa tuntutan untuk bersaing dan tampil kompetitif menghadapi negara-negara Asia yang terus berkembang dan berinvestasi besar-besaran dalam program pembinaan usia muda mereka," tutur Garriock.

"Kami harus mampu memenuhi kedua tanggung jawab tersebut," imbuhnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |