Berhasil Turunkan Pengangguran, Kota Kendari Dapat Apresiasi dari Kemendagri

7 hours ago 2

INFO NASIONAL - Pemerintah Kota Kendari mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, karena berhasil menurunkan tingkat pengangguran. Kota Kendari menjadi kota Terbaik II kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menerima secara langsung penghargaan tersebut dalam acara Apresiasi Pemerintahan Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, yang digelar di Claro Hotel Kendari, pada Jumat, 29 Mei 2026. Selain menerima trofi, Pemerintah Kota Kendari juga mendapatkan insentif fiskal dari Kemendagri sebesar Rp 2 miliar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Penghargaan ini menjadi bukti upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan membuka peluang kerja di tengah tantangan ekonomi nasional. Apalagi, Pemerintah Kota Kendari selama ini aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, pelatihan tenaga kerja, hingga pengendalian inflasi daerah yang dinilai berdampak terhadap pergerakan ekonomi lokal.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Daerah yang berhasil meraih penghargaan memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar Rp3 miliar untuk Terbaik I, Rp2 miliar untuk Terbaik II, dan Rp1 miliar untuk Terbaik III.

“Program ini berasal dari anggaran Kemendagri. Dari total anggaran yang tersedia, sekitar Rp1 triliun dialokasikan untuk memberikan insentif fiskal kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik,” kata Tito.

Tito menjelaskan, pemberian penghargaan berbasis regional dilakukan agar proses penilaian lebih adil dan proporsional, mengingat karakteristik dan tantangan tiap wilayah di Indonesia berbeda-beda. Karena itu, pihaknya membuat menjadi regional.

"Region Sumatera sudah kami lakukan beberapa waktu yang lalu di Palembang, kemudian di Kalimantan dilaksanakan di Balikpapan dan beberapa waktu yang lalu juga di Mataram,” ujarnya. Juga dilakukan pemberian penghargaan untuk regional Jawa-Bali dan Papua.

Tito menegaskan, hasil penilaian dilakukan secara objektif dengan mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) serta Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Tito berharap, penghargaan ini dapat memacu semangat kompetisi antardaerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

“Acara ini adalah salah satu upaya kita untuk memberikan award, untuk memotivasi rekan-rekan kepala daerah. Yang kedua juga untuk membuktikan bahwa banyak kepala daerah juga baik,” ucapnya. (*)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |