Hisense A10 Pro dan Ultra resmi dirilis, ini spesifikasi dan harganya

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Hisense resmi meluncurkan dua smartphone terbaru berbasis E-Ink, yakni A10 Pro dan A10 Ultra, pada 28 Agustus 2026. Keduanya menawarkan konsep layar utama monokrom dengan opsi layar warna tambahan yang dapat dilepas-pasang secara magnetis.

Kehadiran A10 Pro dan A10 Ultra menjadi menarik karena Hisense tidak sekadar menghadirkan ponsel dengan layar E-Ink. Pengguna juga dapat memasang layar LCD warna di bagian belakang perangkat ketika membutuhkan tampilan berwarna untuk menjalankan aplikasi, melihat gambar, membaca komik atau menonton video.

Layar utama E-Ink 6,13 inci

Hisense A10 Pro dan A10 Ultra sama-sama menggunakan layar E-Ink Carta 1300 berukuran 6,13 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 1.648 x 824 piksel dengan kepadatan 300 ppi.

Layar mendukung 256 tingkat grayscale dan 36 tingkat front lighting dua warna. Hisense juga membekali perangkat dengan chip E-Ink T2000 yang menangani proses penyegaran layar secara mandiri untuk mengurangi efek ghosting sekaligus mengurangi beban prosesor utama.

Konsep layar tersebut ditujukan terutama untuk aktivitas seperti membaca buku elektronik, mempelajari dokumen dan memberikan anotasi pada PDF.

Baca juga: Spesifikasi layar Oppo Find X10 terungkap jelang debut pada September

Bisa menggunakan layar LCD warna

Keunikan utama seri A10 terletak pada layar LCD warna tambahan berukuran 4,96 inci. Panel tersebut dapat dipasang di bagian belakang ponsel menggunakan mekanisme magnetis dan kontak logam.

Ketika dipasang, layar warna tersebut memungkinkan pengguna menikmati konten yang membutuhkan tampilan berwarna, seperti media sosial, video pendek, gambar, grafik dan komik. Setelah selesai digunakan, layar dapat dilepas kembali untuk mengembalikan pengalaman penggunaan E-Ink.

Perbedaan A10 Pro dan A10 Ultra terdapat pada kelengkapan aksesori tersebut. A10 Ultra sudah menyertakan layar LCD magnetis di dalam paket penjualan, sedangkan A10 Pro tidak menyertakannya sehingga pengguna harus membelinya secara terpisah.

Baca juga: 8 HP tahan air terbaik 2026 dengan sertifikasi IP67 hingga IP69

Ditenagai Qualcomm QCM6690 dan 5G

Untuk sektor performa, kedua perangkat menggunakan chipset Qualcomm QCM6690 octa-core yang dibuat dengan proses 4 nanometer. Chip tersebut mendukung konektivitas 5G.

Hisense juga mengoptimalkan perangkat agar konsumsi daya dapat ditekan ketika ponsel digunakan untuk aktivitas statis seperti membaca. Pada penggunaan yang membutuhkan performa lebih tinggi, frekuensi prosesor dapat ditingkatkan agar aplikasi tetap responsif. Keduanya menjalankan Android 16 sejak pertama kali digunakan.

Baterai 4.000 mAh

Hisense membekali A10 Pro dan A10 Ultra dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Pengisian daya kabel mendukung daya 18 watt, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 15 watt.

Khusus A10 Ultra, tersedia pula dukungan pengisian daya nirkabel magnetis yang sesuai dengan konsep aksesori layar warna magnetisnya.

Kamera 48 MP dan 8 MP

Meski mengutamakan pengalaman membaca, kedua smartphone tetap dilengkapi kamera. A10 Pro dan A10 Ultra memiliki kamera utama 48 megapiksel serta kamera depan 8 megapiksel.

Keduanya memiliki bobot sekitar 190 gram dan tersedia dalam pilihan warna Moon White serta Bamboo Green.

Baca juga: Huawei Pura 90s Series masuk Indonesia, simak spesifikasi dan harganya

Harga Hisense A10 Pro dan A10 Ultra

Hisense A10 Pro dipasarkan dalam tiga konfigurasi, yaitu:

  • A10 Pro 8 GB + 128 GB: 2.799 yuan
  • A10 Pro 8 GB + 256 GB: 2.999 yuan
  • A10 Pro 12 GB + 512 GB: 3.499 yuan

Sementara A10 Ultra tersedia dengan harga:

  • A10 Ultra 8 GB + 128 GB: 3.198 yuan
  • A10 Ultra 8 GB + 256 GB: 3.398 yuan
  • A10 Ultra 12 GB + 512 GB: 3.898 yuan.

Harga tersebut merupakan harga peluncuran di China. Belum ada informasi resmi mengenai harga maupun ketersediaan A10 Pro dan A10 Ultra untuk pasar Indonesia.

Dengan kombinasi layar E-Ink dan layar LCD warna yang bisa dilepas, Hisense mencoba menawarkan smartphone yang dapat digunakan sebagai perangkat membaca sekaligus ponsel Android konvensional ketika pengguna membutuhkan tampilan berwarna.

Baca juga: Redmi Note 17 Pro debut dengan baterai 8.340 mAh dan kamera 50MP

Baca juga: Samsung Galaxy S26 FE resmi debut dengan beragam fitur kamera dan AI

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |