Jakarta, CNN Indonesia --
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan operasi yang menargetkan pasukan Israel di Jalur Gaza, Palestina.
IRGC menyatakan gelombang serangan ke delapan True Promise 4 menargetkan aset militer Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi-operasi ini adalah awal dari penargetan tempat-tempat berkumpulnya pasukan Zionis di Palestina utara dan Jalur Gaza," demikian pernyataan IRGC dikutip Middle East Monitor, Rabu (25/3).
Dalam rilis itu, IRGC juga menyebut serangan tersebut menargetkan komando militer Israel di utara kota Safed.
"Titik-titik strategis dan pusat-pusat militer [Israel] terkena dampak," lanjut mereka.
Timur Tengah membara usai Amerika Serikat dan Israel menggempur Iran habis-habisan pada 28 Februari dengan tujuan mengganti rezim dan menghancurkan nuklir mereka.
Serangan AS-Israel menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran kedua Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga lain tewas.
Di hari pertama serangan, Iran langsung membalas. Mereka menargetkan Israel dan aset AS di negara-negara Teluk.
Iran juga menutup jalur perdagangan minyak global, Selat Hormuz, untuk menekan AS dan Israel.
Meski dibombardir AS-Israel, kepemimpinan Iran tetap kuat. Presiden Donald Trump tak berhasil melengserkan pemerintahan, dia justru tampak putus asa dan frustrasi menghadapi serangan balasan Iran.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google

13 hours ago
4





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486410/original/015853500_1769586166-Pesib_Kurzawa.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468975/original/039991100_1768040283-malut.jpeg)
