Jakarta, CNN Indonesia --
Militer Israel menyatakan telah meluncurkan serangan gelombang besar yang menargetkan sejumlah kota di Iran, yakni Teheran, Shiraz, dan Tabriz, pada Senin (16/3).
Serangan itu terjadi lebih dari dua pekan sejak perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasukan Pertahanan Israel (IDF) baru saja memulai serangan berskala luas yang menyasar infrastruktur milik rezim Iran di Teheran, Shiraz, dan Tabriz," demikian pernyataan militer Israel, dikutip Alarabiya.
Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah ledakan dilaporkan mengguncang ibu kota Iran, Teheran, menurut laporan jurnalis AFP.
Ledakan terdengar di wilayah pusat Teheran saat sistem pertahanan udara diaktifkan, namun target serangan belum dapat dipastikan.
Kota itu juga dilaporkan diguncang ledakan besar sepanjang malam sebelumnya, tambah laporan jurnalis itu.
Ketegangan regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.
Serangan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.300 orang di Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Teheran kemudian melancarkan serangan balasan dengan serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
(rnp/bac)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
3







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486410/original/015853500_1769586166-Pesib_Kurzawa.jpg)









