Jakarta, CNN Indonesia --
Masjidil Haram di Mekkah jadi salah satu masjid yang penting dalam rangkaian ibadah haji bagi jemaah di seluruh dunia.
Musim haji 2026 dimulai pada April dan berakhir pada Juli 2026. Ibadah ini diperkirakan diikuti 1,8 sampai 2 juta jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masjidil Haram bakal jadi lokasi utama di awal dan akhir rangkaian ibadah haji untuk melaksanakan rukun haji di sekitar Ka'bah seperti tawaf dan sa'i.
Selain saat musim Haji, Ratusan ribu umat Muslim juga membanjiri Masjidil Haram selama bulan suci Ramadan.
Terlepas dari itu, sebagai bagian pemeliharaan, berapa biaya listrik di Masjidil Haram?
Tagihan listrik bulanan di Masjidil Haram mencapai 15 juta riyal Saudi atau sekitar Rp69 miliar.
Media televisi Saudi Al Ekhbariya TV yang dikutip Gulf News melaporkan masjid yang luas ini mengonsumsi hampir 100 megavolt ampere (MVA) setiap hari. Konsumsi energi didistribusikan ke beberapa sistem dan infrastruktur besar di Masjidil Haram.
Fasilitas tersebut meliputi sistem audio dengan 8.000 speaker, lebih dari 8.000 kamera pengawasan, lebih dari 120.000 unit penerangan, sistem pendingin dengan kapasitas 155.000 ton, 883 unit pendingin udara, 4.323 kipas ventilasi dan pengkabutan, 519 eskalator, dan 100 layar interaktif yang beroperasi dalam 16 bahasa berbeda.
Laporan tersebut memicu beragam tanggapan. Beberapa pihak menyarankan biaya layanan ini ditanggung melalui biaya khusus yang dikenakan untuk hotel dan bisnis lain di Mekkah guna memastikan keberlanjutan.
(isa/dna)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
7











































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)




