Leapmotor D19 diluncurkan dengan baterai EREV berkapasitas terbesar

5 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - SUV berukuran penuh Leapmotor D19 diluncurkan di China dengan baterai EREV berkapasitas 80,3 kWh, yang diklaim sebagai baterai berkapasitas terbesar di dunia.

Menurut siaran CarNewsChina pada Kamis (16/4), SUV sepanjang sekitar 5,2 meter yang diposisikan sebagai mobil keluarga ini bisa menempuh jarak hingga 500 km dalam kondisi mesin pembakaran internal dimatikan.

Leapmotor D19, yang memasuki pasar China pada 16 April 2026, mengusung bahasa desain terbaru dengan lampu depan terpisah, permukaan bodi halus, serta gagang pintu yang dapat ditarik.

Mobil keluarga dengan panjang 5.252 mm, lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.780 mm ini jarak sumbu rodanya 3.110 mm. Sebagai gambaran, D19 lebih panjang 71 mm dibandingkan BMW X7.

Semua varian Leapmotor D19 hadir dengan velg 21 inci sebagai standar.

Baca juga: Leapmotor B05 Ultra hadir dengan motor 180 kW

Leapmotor D19 tersedia dalam dua konfigurasi tempat duduk, yakni enam tempat duduk dan tujuh tempat duduk.

Kabinnya dilengkapi layar sentuh utama 17,3 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, serta layar augmented reality berukuran 60 inci.

Penumpang yang duduk di kursi baris kedua bisa menikmati layar 21,4 inci di langit-langit mobil dan layar kontrol 6 inci.

Kabin D19 juga dilengkapi dengan 23 speaker, sistem penghasil oksigen, dan kulkas berkapasitas 8,1 liter.

Mobil dengan enam tempat duduk dilengkapi kursi kapten dengan fitur zero-gravity, lorong tengah selebar 195 mm, serta kursi kanan yang dapat digeser secara elektrik.

Kendaraan dengan tujuh tempat duduk penumpang kursi baris keduanya dapat direbahkan hingga 145 derajat. Tirai matahari elektrik tersedia pada pada kursi pada baris kedua dan ketiga.

Baca juga: Leapmotor jadi perusahaan rintisan otomotif teratas pada 2026

Leapmotor D19 dibekali 28 sensor termasuk LiDAR di atap serta mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA) di jalan perkotaan dan jalan raya.

Kendaraan ini mampu melakukan pengereman darurat otomatis pada kecepatan 4–150 km per jam dan menghindari rintangan di jalan dalam rentang kecepatan 80–130 km per jam.

Leapmotor D19 mengadopsi sistem peredaman kontinu dan suspensi udara ruang ganda, yang memungkinkan mobil menyesuaikan ketinggian pengendaraan dalam rentang 55 mm.

Leapmotor D19 hadir dalam dua pilihan sistem penggerak.

Varian Extended-range Electric Vehicle (EREV) dibekali mesin 1,5 liter turbocharged range extender. Mesin ini mengirimkan energi ke motor listrik dan baterai.

Baca juga: Indomobil siap bawa Leapmotor ke Indonesia

D19 EREV hadir dengan penggerak 4WD dual-motor yang mampu menghasilkan daya puncak gabungan 300 kW (402 hp) sebagai standar serta pilihan baterai 63,7 kWh dan 80,3 kWh. Jangkauan kendaraan listrik murni berkisar 400 km sampai 500 km (CLTC).

Sistem 800V pada D19 memungkinkan pengisian daya dari 30 ke 80 persen hanya dalam 15 menit.

Kendaraan varian listrik murni (BEV) mengadopsi sistem 1.000V dengan dua motor listrik berdaya 410 kW (550 hp). Kendaraan ini hadir dengan pilihan baterai 99,6 kWh dan 115 kWh, yang memampukan kendaraan menempuh jarak 620 km sampai 720 km (CLTC).

D19 juga tersedia dalam versi tiga motor, yang mampu menghasilkan tenaga hingga 540 kW (724 hp) dan mencapai akselerasi dari 0 ke 100 km per jam dalam 3,94 detik.

Leapmotor D19 varian EREV 400 km dipasarkan seharga 219.800 yuan (sekira Rp552 juta), EREV 500 km dan BEV 620 km masing-masing dipasarkan seharga 239.800 yuan (sekitar Rp602 juta), BEV 720 km harganya 249.800 yuan (sekitar Rp627 juta), serta BEV dengan tiga motor 680 km diberi banderol 269.800 yuan (sekira Rp677 juta).

Baca juga: Volkswagen luncurkan ID. Unyx 08 hasil kolaborasi dengan Xpeng

​​​​​​​Baca juga: Penjualan mobil merek China di Indonesia naik 79 persen pada Q1 2026

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |