Jakarta (ANTARA) - Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) mengumumkan bahwa pihaknya bakal menghadirkan kembali pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 pada tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pada tahu ini, pameran PEVS mengusung tema “The Future of A Clean and Efficient Mobility” dan berlangsung selama empat hari serta ditargetkan bakal mencatatkan nilai transaksi hingga mencapai Rp500 miliar.
“Target transaksi kita di tahun ini Rp500 miliar,” kata Ketua Umum Periklindo Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko di Jakarta, Kamis (21/5).
Baca juga: Periklindo nilai pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik cukup positif
Baca juga: Periklindo: Ekosistem EV dorong industri, riset perlu diperkuat
Target tersebut dikarenakan Indonesia sedang dalam mengalami pertumbuhan yang cukup positif dalam peralihan dari konvensional ke kendaraan berbasis baterai karena memiliki dampak yang cukup signifikan bagi lingkungan dan juga tingkat efisien.
Bahkan menurut catatan yang dikeluarkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan EV memiliki peningkatan cukup tinggi yakni mencapai 47.781 unit sepanjang Januari-April 2026, meningkat 89,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Moeldoko berharap, pameran yang fokus dengan kendaraan elektrifikasi ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri EV, dan menjadi wadah strategis bagi pelaku industri dengan menghadirkan ekosistem Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G).
“Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,” ujar dia.
Baca juga: Periklindo harap kepastian subsidi motor listrik segera ditetapkan
Melalui integrasi program B2B, B2C, dan B2G, PEVS 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional yang lebih menyeluruh.
Program B2B akan membuka kolaborasi dan ekspansi bisnis antar pelaku industri, sementara B2C akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik melalui pengalaman langsung dan berbagai informasi edukatif.
Dalam menjawab kebutuhan sektor B2B dan B2G, PEVS 2026 juga memiliki tujuan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas melalui koneksi antara para pemimpin industri kendaraan listrik, investor, pemerintah, hingga para penggemar otomotif.
Pada tahun lalu, data menunjukkan bahwa pameran ini berhasil diikuti oleh 143 peserta dan total pengunjung yang datang mencapai lebih dari 40.000 pengunjung.
Untuk tahun ini, pameran dibuka secara gratis tanpa pungutan biaya apapun bagi pengunjung yang hendak melihat beragam terobosan baru di industri mobilitas masa depan.
Baca juga: Insentif EV jadi angin segar bagi industri kendaraan listrik di RI
Baca juga: Periklindo: Pemprov DKI bakal gunakan 10 ribu bus listrik hingga 2030
Baca juga: Skema baru pajak EV, Periklindo soroti peluang investasi daerah
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536946/original/054706700_1774357534-Serrano.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539716/original/098116100_1774614737-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-21.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540311/original/082032500_1774698654-timnas.jpg)




