Militer Israel Larang Warga Iran Pakai Kereta, Ada Apa?

11 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Israel pada Selasa (7/4) mendesak warga Iran untuk tidak menggunakan kereta api atau mendekati jalur kereta api.

Desakan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan meluncurkan serangan besar-besaran ke Iran, demi membuka Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demi keamanan Anda, kami meminta agar mulai saat ini hingga pukul 21:00 waktu Iran, Anda menahan diri untuk tidak menggunakan dan bepergian dengan kereta api di seluruh Iran," tulis militer Israel di X menggunakan bahasa Persia.

"Kehadiran Anda di kereta api dan di dekat jalur kereta api membahayakan nyawa Anda," lanjut pesan tersebut, seperti dikutip Reuters.

Belum diketahui informasi lebih lanjut dari pesan terbaru militer Israel tersebut.

Sebelumnya Trump mengatakan militer AS bisa menghancurkan situs energi dan jembatan di Iran dalam kurun waktu empat jam setelah tenggat waktu yang dia tetapkan.

Ultimatum Trump sendiri akan berakhir pada hari ini, Selasa (7/4) pukul 20.00 waktu Iran (pukul 23.30 WIB).

Dalam konferensi pers terbarunya, Trump mengancam akan merontokkan seluruh jembatan dan pembangkit listrik Iran.

"Kami punya rencana, karena kekuatan militer kami, di mana setiap jembatan di Iran akan hancur lebur pada pukul 12 tengah malam, di mana setiap pembangkit listrik di Iran akan berhenti beroperasi, terbakar, meledak, dan tidak akan pernah digunakan lagi, maksud saya hancur total," ujar Trump, dikutip Al Jazeera.

Trump sebelumnya menetapkan batas waktu Iran untuk membuka Selat Hormuz pada 7 April. Jika Teheran masih pada pendiriannya, dia sesumbar akan menjadikan negara tersebut neraka.

(dna/bac)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |