Negara Mana Saja Yang Bersahabat Dengan Iran?

6 hours ago 3
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran memiliki sejumlah negara yang menjalin hubungan dekat dengannya di tengah ketegangan konflik di Timur Tengah.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya hanya mengizinkan kapal dari "negara sahabat" yang dapat melintasi Selat Hormuz.

Sejumlah negara sahabat yang diberi lampu hijau termasuk China, Rusia, Irak, dan Pakistan. Selain itu, Korea Utara juga telah lama menjalin kemitraan strategis dengan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusia

Dilansir Al Jazeera, Rusia dan Iran telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis pada Januari 2025, mulai dari perdagangan dan kerja sama militer hingga ilmu pengetahuan, budaya, dan pendidikan.

Kesepakatan itu memperdalam koordinasi pertahanan dan intelijen serta mendukung sejumlah proyek seperti koridor transportasi, yang menghubungkan Rusia ke Teluk melalui Iran.

Kedua negara itu melakukan latihan militer gabungan di Samudra Hindia pada akhir Februari lalu, sepekan sebelum Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran.

Namun, ketika perang dimulai, Moskow tidak berkewajiban untuk menanggapi karena perjanjian itu tidak mencakup klausul pertahanan bersama, yang berarti Moskow tidak sampai membentuk aliansi militer formal.

China

China pada 2021 menandatangani kesepakatan kerja sama 25 tahun dengan Iran yang bertujuan memperluas hubungan di berbagai sektor, termasuk energi, serta mengaitkan Iran dengan Belt and Road Initiative China.

Kesepakatan itu dikabarkan telah dirancang sejak Presiden Tiongkok Xi Jinping mengunjungi Iran pada 2016.

Mereka juga menyepakati peningkatan perdagangan bilateral lebih dari 10 kali lipat menjadi 600 miliar dolar AS dalam dekade berikutnya.

Hal ini terjadi ketika Iran dan China sama-sama berada di bawah sanksi dengan tingkatan berbeda yang diberlakukan oleh AS, dikutip dari Al Jazeera.

Korea Utara

Dilansir DW, Korut dan Iran telah menjalin hubungan erat dengan Iran sejak revolusi 1979, termasuk dalam pengembangan teknologi dan senjata nuklir.

Sejak 1980-an, Pyongyang berperan sebagai perantara perdagangan senjata dengan negara-negara blok Komunis lain dan memasok sistem rudal buatan domestik ke Iran, serta menyediakan instruktur militer untuk melatih pasukan Iran.

Kedekatan ini membuat Presiden George W Bush pada 2002 menyebut Iran, Korut, dan Irak sebagai "poros kejahatan" dalam pidato kenegaraannya.

Hingga kini, kedua negara masih dikategorikan sebagai sponsor terorisme. Baru-baru ini, Korut mengecam serangan AS-Israel terhadap Iran sebagai tindakan yang "merusak fondasi perdamaian dan keamanan regional serta meningkatkan ketidakstabilan global."

Irak

Hubungan antara Iran dan Irak tidak hanya terbatas pada aspek politik atau ekonomi.

Dilansir Anadolu Agency, Iran dan Irak telah menandatangani 14 perjanjian kerja sama bilateral sejak November 2024.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan perjanjian itu menandai awal dari perluasan kerja sama antara kedua negara tetangga itu.

Selain itu, Presiden Iran menyebutkan dirinya bersama Perdana Menteri Irak telah menyepakati pembentukan komite ahli dan penyusunan rencana strategis jangka panjang. Komite tersebut bertujuan memperkuat kerja sama antara Teheran dan Baghdad.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan perjanjian kerja sama di bidang keamanan, terutama dalam upaya memberantas terorisme, menumpas kelompok Daesh/ISIS, serta membendung praktik penyelundupan lintas batas.

Pakistan

Dilansir Independent, Pakistan menjalin hubungan yang stabil dengan Iran sebagai negara tetangga.

Kedua pihak bentrok di sepanjang perbatasan pada Januari 2024, tetapi hubungan segera diperbaiki.

Pakistan juga dilaporkan telah menyampaikan proposal Washington kepada Teheran sebagai perantara dalam mengatasi konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran.

"Pakistan senang Iran maupun AS telah menyatakan kepercayaan mereka kepada Pakistan untuk memfasilitasi pembicaraan mereka," kata Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Iran juga telah memberikan izin untuk kapal tanker Pakistan bernama Karachi melintasi Selat Hormuz. Kapal jenis Aframax itu keluar dari Teluk melalui jalur yang diizinkan Iran.

(rnp/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |