Jakarta, CNN Indonesia --
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan musuh-musuh Iran sedang "dikalahkan", sementara keretakan kini telah muncul di pihak musuh.
Pernyataan ini disampaikan Khamenei dalam pesan tertulis untuk Tahun Baru Persia atau perayaan Norwuz pada Jumat (20/3). Pesan tersebut dibacakan di televisi Iran.
Khamenei memuji keteguhan hati rakyat Iran dalam merayakan Norwuz, yang disebut menandai tahun "ekonomi perlawanan di bawah persatuan dan keamanan nasional".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, karena persatuan yang telah tercipta di antara saudara-saudara sebangsa kita, terlepas dari perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik, musuh telah dikalahkan," tulis Khamenei dalam pesan tersebut.
Pemimpin tertinggi baru Iran itu mengatakan meski Amerika Serikat dan Israel meyakini rakyat Iran bakal menggulingkan pemerintah, namun ia menyebut itu adalah "kesalahan perhitungan yang besar".
Mojtaba Khamenei sendiri belum terlihat di depan umum sejak ia menjadi pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang tewas di awal perang pada 28 Februari lalu.
"Perang dilancarkan di bawah khayalan bahwa jika puncak rezim dan tokoh-tokoh militer berpengaruh tertentu mencapai kemartiran, itu akan menanamkan rasa takut dan keputusasaan pada rakyat kita tercinta, dan melalui cara ini, mimpi untuk mendominasi Iran dan kemudian memecah belahnya akan terwujud," kata Mojtaba.
"Sebaliknya, telah muncul keretakan di pihak musuh," imbuhnya, dikutip Al Jazeera.
Khamenei juga membantah bahwa Iran atau pasukan sekutunya bertanggung jawab atas serangan terhadap Turki dan Oman. Menurutnya itu adalah insiden "bendera palsu" yang digunakan oleh musuh Iran.
Sementara itu Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan pesan Nowruz, menegaskan kembali bahwa negaranya tidak menginginkan senjata nuklir.
Dia juga menggemakan pernyataan Khamenei, bahwa Iran tidak mengupayakan perang dengan negara-negara tetangganya.
"Kesulitan kita adalah akibat campur tangan musuh," kata Pezeshkian.
Dia juga mengatakan Iran mengusulkan untuk membangun perdamaian dan stabilitas di kawasan, dibentuk struktur keamanan regional dari negara-negara Islam.
"Kita tidak butuh kehadiran pihak luar di kawasan ini," imbuhnya.
(dna)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
4





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486410/original/015853500_1769586166-Pesib_Kurzawa.jpg)









