PERSONEL Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya menghadang laju massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Polisi memaksa agar massa memindahkan titik demonstrasi dari Bundaran HI menuju ke depan Gedung DPR/ MPR.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto melarang adanya demonstrasi di kawasan Bundaran HI. "Lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi," kata Budi, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut Budi, kawasan Bundaran HI adalah pusat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat. "Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR," ujar Budi.
Salah satu mahasiswa UI, Diallo menuturkan, polisi mencoba mengalihkan titik unjuk rasa dari yang semula di Bundaran HI ke depan Gedung DPR. "Memang dipaksa, secara pemaksaan untuk aksi itu di depan DPR," ucap Diallo, Jumat.
Diallo bercerita, dirinya awalnya berangkat dengan transportasi umum menuju Bundaran HI bersama dengan seorang temannya. Sementara itu, ratusan mahasiswa lain berangkat dengan menggunakan bis dari kampus.
Menurut Diallo, belasan bus yang berisi ratusan mahasiswa itu yang kemudian ditahan oleh polisi untuk tidak melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI. "Totalnya ada sekitar 420 sampai 500 orang (tertahan)," tutur Diallo saat ditemui di kawasan Bundaran HI.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum atau BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi menuturkan, laju mereka dihadang oleh polisi tanpa alasan yang jelas. "Mereka cuma ketawa saja saat kami minta dibukakan jalan," ucap Dimas.
Polisi bahkan diduga sempat menghalangi mahasiswa yang ingin melaksanakan ibadah salat Jum'at. "Hingga mereka terpaksa berjalan kaki dari DPR menuju area kantor TVRI," kata Dimas saat dikonfirmasi oleh Tempo.
Menurut Dimas, pihaknya hingga kini masih mengusahakan untuk tetap bisa menjalankan unjuk rasa di kawasan Bundaran HI. Dia juga berharap agar polisi bisa membukakan akses jalan dan tidak menghalangi hak mahasiswa dalam berdemonstrasi.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)














