Tangan Yaqut Tak Diborgol Saat Ditahan Kembali, KPK Buka Suara

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) akhirnya kembali dijebloskan ke rumah tahanan (rutan) KPK, Jakarta, Selasa (24/3) siang.

Sebelumnya Yaqut dialihkan statusnya menjadi tahanan rumah pada Kamis (19/3) lalu oleh KPK. Dengan demikian, berbeda dengan tahanan KPK lain, Yaqut merasakan malam takbir dan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ada hal yang tak biasa terlihat ketika Yaqut digiring petugas di gedung KPK. Berbeda dengan umumnya yang diperlakukan pada tahanan KPK, Yaqut terlihat tak diborgol.

KPK pun buka suara. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan petugas pengawal tahanan (waltah) tetap melakukan pengawasan terhadap Yaqut selama proses pemeriksaan kesehatan hingga penahanan kembali pada siang tadi.

"Yang pasti selama prosesnya, Waltah tetap melakukan pengawasan secara melekat terhadap Tersangka YCQ," kata dia kepada wartawan.

"Hal ini untuk memastikan keamanan selama tersangka menjalani status tahanan rumah maupun saat proses pemeriksaan kesehatan sebelum kembali menjadi tahanan rutan KPK," sambungnya.

Yaqut tiba di gedung KPK pukul 10.32 WIB untuk kembali ditahan sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji. Yaqut mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Yaqut tak banyak memberikan komentar atau keterangan banyak saat digiring petugas KPK.

Meski sedikit berkomentar, Dia mengakui permohonan pengalihan status tahanan menjadi tahanan rumah merupakan permohonan dari keluarganya.

Selain itu, Yaqut mendapatkan berkah yang luar biasa, karena sempat sungkem kepada ibundanya di hari yang fitri.

"Alhamdulillah saya bisa sungkem kepada ibunda saya, berkah yang luar biasa," ujar Yaqut kepada awak media di sela digiring petugas KPK.

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas (kiri) tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Mantan Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani penahanan di rumah tahanan (rutan) usai berstatus tahanan rumah dari  (19/3/2026) atas permohonan keluarga. ANTARA FOTO/Fakhri HermansyahMeski tak diborgol, eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terlihat tetap merapatkan kedua lengannya seolah dikekang. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Sebelumnya, kabar Yaqut keluar dari Rutan KPK diungkap istri eks Wamenaker Noel Ebenezer yang menjenguk suaminya pada hari lebaran lalu, Sabtu (21/3) siang. Hal itu kemudian dikonfirmasi KPK melalui juru bicaranya.

Kala itu, KPK menyatakan Yaqut jadi tahanan rumah setelah permohonan keluarga dikabulkan. Saat itu, KPK menyebut permohonan keluarga untuk pengalihan jadi tahanan rumah bukan karena alasan kesehatan.

Namun, hari ini justru KPK menyatakan ada permasalahan kesehatan yang dialami Yaqut. Adik kandung Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf itu disebut mengidap penyakit gerd dan asma akut.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayupada mengungkapkan pengecekan kesehatan terhadap Yaqut telah dilakukan sebelum mengalihkan statusnya menjadi tahanan rumah pekan lalu.

Dari hasil pengecekan kesehatan itu, ditemukan bahwa Yaqut mengidap penyakit gerd akut.

"Kami informasikan bahwa salah satu hasil dari asesmen kesehatan itu adalah yang bersangkutan itu mengidap GERD akut ya, dan pernah dilakukan endoskopi dan kolonoskopi. Saya kurang begitu hafal itu istilah medis, ya mungkin nanti bisa rekan-rekan cek. Juga mengidap asma yang bersangkutan," ujar Asep di gedung KPK, Selasa ini.

Dengan kondisi tersebut, KPK sempat mengabulkan permintaan Yaqut menjadi tahanan rumah dalam kasus dugaan korupsi kuota haji pada Kamis pekan lalu. Lalu, pada Selasa ini, KPK kembali mengalihkan penahanan Yaqut kembali dijebloskan ke rutan KPK.

Asep menyebut pengembalian Yaqut menjadi tahanan rutan guna memastikan penanganan perkara berjalan lancar dan cepat.

"Kami telah mengalihkan kembali penahanan saudara YCQ ke rumah tahanan negara yang ada di K4 di gedung KPK ini," ujarnya.

(dhz/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |