104 Warga Distrik Manggelum Papua Selatan Mengungsi Buntut Teror KKB

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 104 orang warga Distrik Manggelum mengungsi ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, karena takut terhadap gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Putra Perdana mengatakan seratusan warga, termasuk anak-anak, itu mengungsi dari kampungnya menggunakan perahu motor.

Setibanya di Tanah Merah, Sabtu (6/6), warga dari Distrik Manggelum langsung disambut personel Polres Boven Digoel dengan memberikan pelayanan kemanusiaan kepada mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka mengungsi akibat situasi keamanan di wilayah tersebut tidak kondusif setelah kedatangan KKB yang dilaporkan juga membakar fasilitas kesehatan di wilayah itu," kata Wisnu, Minggu (7/6).

Sebelum tiba di Tanah Merah, para pengungsi sempat ke Distrik Kouh, yang kemudian membantu mengamankan perjalanan mereka.

"Saat ini mereka ditampung di aula Mapolres Boven Digoel di Tanah Merah," kata Wisnu.

Wisnu menambahkan petugas kesehatan sudah memeriksa kesehatan warga. Saat ini Polres Boven Digoel terus berkoordinasi dengan Pemkab Boven Digoel, Kodim serta instansi terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI dan Pemda Boven Digoel terkait masalah keamanan di Distrik Manggelum agar kembali kondusif sehingga masyarakat bisa pulang ke kampung halamannya dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman," kata Wisnu.

(antara/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |