Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, menggelar pertemuan diplomatik dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di Teheran pada Minggu (7/6).
Pertemuan ini menjadi bagian dari misi mediasi intensif yang dipimpin oleh Pakistan guna meredakan konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa kedua pejabat tinggi tersebut fokus mendiskusikan perkembangan diplomatik terbaru dalam pembicaraan Iran-AS, serta dinamika situasi keamanan yang kian memanas di kawasan Teluk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Anadolu, Naqvi mendarat di Teheran sejak Sabtu (6/6) lalu untuk merangkai komunikasi dengan jajaran pejabat elite Iran.
Berdasarkan informasi dari sumber internal Pakistan, Naqvi membawa sejumlah proposal baru yang dirancang khusus untuk memecahkan kebuntuan negosiasi antara Iran dan AS.
Selain itu, kehadiran Pakistan juga sekaligus memfasilitasi kesepakatan damai sementara di antara kedua belah pihak.
Pakistan secara konsisten mengambil peran sebagai mediator netral bagi Teheran dan Washington sejak konflik terbuka antara Iran dan AS pecah pada 28 Februari lalu.
Meskipun kesepakatan gencatan senjata sementara sempat tercapai pada 8 April lalu, proses negosiasi selanjutnya kembali mandek akibat perselisihan mengenai implementasi poin-poin kesepakatan di lapangan.
Mandeknya mediasi antara Iran dan Negeri Paman Sam juga diperparah oleh eskalasi kontak senjata terbaru di kawasan Teluk.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2







































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)









