Beijing (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping memberikan penghargaan "Medali Persahabatan" untuk Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang dianggap berkomitmen untuk memajukan persahabatan kedua negara sejak lama.
"Presiden Vucic adalah pembela teguh kemitraan strategis komprehensif China-Serbia. Dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan utama China, Presiden Vucic selalu memberikan dukungan yang paling tegas dan tanpa syarat kepada China dan mendapatkan rasa hormat dari rakyat China," kata Presiden Xi dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA di Beijing, Selasa.
Upacara penyerahan penghargaan itu dilakukan pada Senin (25/5) malam di Balai Besar Rakyat di Beijing.
"Presiden Xi menggarisbawahi bahwa Medali Persahabatan adalah medali kehormatan tertinggi Republik Rakyat China yang diberikan kepada warga negara asing," demikian disebutkan.
Medali itu disebut bukan hanya pengakuan atas seberapa besar kontribusi Presiden Vucic bagi persahabatan China-Serbia; melainkan juga mewujudkan kerinduan yang kuat dari kedua bangsa untuk membangun komunitas China-Serbia dengan masa depan bersama di era baru.
"Persahabatan antara China dan Serbia, yang ditempa melalui darah dan api, telah terbukti semakin berharga di tengah lanskap internasional yang berubah dengan cepat," ungkapnya.
Presiden Vucic dinilai juga selalu memberikan dukungan yang paling tegas dan tanpa syarat kepada China dan mendapatkan rasa hormat dari rakyat China.
"Saat ini, rasa percaya antara China dan Serbia tetap kokoh, kerja sama praktis menghasilkan hasil yang luar biasa, dan persahabatan China-Serbia yang abadi telah berakar dalam pikiran kedua bangsa," tambahnya.
Sedangkan Presiden Vucic menyampaikan rasa terima kasih tas penganugerahan Medali Persahabatan tersebut.
"Saya menerima medali ini atas nama Serbia dan rakyat Serbia. Ini adalah salah satu momen terpenting dalam hidup saya. Medali ini bukan hanya kehormatan tertinggi bagi saya secara pribadi, tetapi juga pengakuan atas perjuangan Serbia dalam kedaulatan, kemerdekaan, dan pembangunan," kata Presiden Vucic.
China, kata Presiden Vucic, selalu menghormati negara-negara kecil dan berdiri bersama rakyat Serbia di masa-masa sulit, dan membantu pembangunan Serbia.
"Kami tidak akan pernah melupakan dukungan dan bantuan China. Saya akan terus berkomitmen pada persahabatan Serbia-China, dan bekerja sama dengan China untuk bersama-sama membangun komunitas Serbia-China dengan masa depan bersama," tambah Presiden Vucic.
Sebelum upacara penganugerahan medali, Presiden Xi dan Presiden Vucic melakukan pembicaraan bilateral yang didahului dengan upacara penyambutan.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua negara sepakat untuk memperkuat hubungan dalam strategi pembangunan, bekerja sama dalam rencana aksi jangka menengah menggunakan kerangka "Belt and Road Initiative", dan lebih memajukan kerja sama di bidang infrastruktur transportas, energi, kecerdasan buatan, ekonomi digital, energi hijau, manufaktur canggih, serta mengidentifikasi bidang-bidang pertumbuhan baru.
Kedua negara juga sepakat terus memperkuat pertukaran pemuda dan antarmasyarakat, memanfaatkan kebijakan bebas visa, perdagangan bebas dan penerbangan langsung, hingga sepenuhnya memperluas kerja sama di bidang budaya, pendidikan, olahraga, dan pariwisata di tingkat daerah.
Presiden Vucic dalam pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan China atas partisipasi dan kontribusi penting mereka terhadap pembangunan nasional Serbia.
"Serbia sangat mementingkan hubungannya dengan China dan tetap teguh dalam dukungannya yang kuat terhadap kepentingan inti China," kata Vucic.
Setelah pembicaraan, kedua presiden menyaksikan penandatanganan lebih dari 20 dokumen kerja sama di bidang hubungan politik, ekonomi dan perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, urusan hukum, dan budaya.
Pada malam yang sama, Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan mengadakan jamuan makan malam penyambutan untuk Presiden Aleksandar Vucic dan Ibu Negara Tamara Vucic di Aula Emas Balai Besar Rakyat.
Baca juga: Anggota parlemen Serbia: China tawarkan wawasan berharga
Baca juga: Presiden Serbia puji kereta cepat China sebagai simbol persahabatan
Baca juga: Kunjungan wisatawan China ke Serbia melonjak pada 9 bulan pertama 2024
Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540311/original/082032500_1774698654-timnas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539716/original/098116100_1774614737-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-21.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533600/original/087854100_1773745989-000_84FC6T6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539719/original/000758000_1774614739-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540699/original/028776600_1774780637-Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540582/original/068392300_1774769953-20260329AA_Bulgaria-5.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540324/original/084011600_1774703884-InShot_20260328_201629947.jpg.jpeg)
