Iran Tembak Jatuh Dua Drone Heron Milik Israel

11 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan menghancurkan setidaknya dua drone Heron milik Israel pada Jumat (6/3) waktu setempat.

Pertahanan udara Iran terus mencegat pesawat musuh, baik milik Israel maupun Amerika Serikat (AS). Penguatan pertahanan udara itu dilakukan Iran setelah AS dan Israel melancarkan babak baru lewat serangan udara ke nagara tersebut pada 28 Februari.

Serangan-serangan udara AS-Israel itu juga yang menyebabkan gugurnya Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan lebih dari 1.200 warga sipil, termasuk wanita, anak-anak, dan komandan militer senior.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penguatan pertahanan udara Iran tersebut ampuh setelah mencegat dan menghancurkan pesawat canggih musuh di wilayah tersebut.

Yang terbaru, kantor humas Korps Sahib Al-Zaman IRGC di Isfahan mengumumkan pada Jumat pagi, bahwa satu drone mata-mata Israel dihancurkan di langit di atas provinsi tengah.

"Drone pengintai dan tempur Heron kedua milik rezim Zionis telah dilacak dan dihancurkan oleh pertahanan udara IRGC di langit Isfahan," menurut pernyataan IRGC melalui Presstv.

Pengumuman IRGC itu datang tidak lama setelah pasukan Iran sebelumnya menembak jatuh drone Heron lain yang sedang berpatroli di wilayah yang sama.

Sebelumnya Iran juga menghancurkan jet tempur dan drone canggih musuh pada Kamis (5/3), termasuk F15E dan Hermes 900.

"(Kamis) pagi ini, pasukan kami melacak dan menghancurkan satu jet tempur F-15E dan total empat drone pengintai-tempur canggih, Hermes 900 dan MQ-9 di langit di atas wilayah barat, barat daya, dan selatan negara kami," kata Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya Letnan Kolonel Ibrahim Zolfaghari.

Dalam kesempatan tersebut Ibrahim Zolfaghari juga mengatakan Israel berupaya menyembunyikan sumber daya militer di wilayah sipil. Meski begitu pasukan Iran tetap menemukan dan menyerang mereka.

"Pasukan dan fasilitas militer rezim Zionis yang pengecut bersembunyi di lapisan sipil dan publik," ucap Zolfaghari.

"Tetapi pendeteksian dan penyerangan terhadap para agresor akan terus berlanjut, dan dalam beberapa hari mendatang tren serangan akan menjadi lebih intens dan meluas."

Sementara itu, komandan veteran Iran Mohsen Rezaei, yang memimpin Korps Garda Revolusi Islam selama perang Iran-Irak menyebut pasukan Iran mencapai keberhasilan militer yang signifikan dalam perang kali ini.

"Dalam perang saat ini, kami telah mencapai kemajuan yang baik di bidang militer, itulah sebabnya puluhan drone canggih Amerika dan Israel telah ditembak jatuh," ujar Rezaei.

(sry/sry/bac)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |