Jerman Tegaskan Tolak Ikut AS-Israel Serang Iran

12 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Jerman tegas menolak bergabung dengan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam menyerang Iran.

Selain tidak ingin terlibat dalam perang, Jerman juga menolak mendukung langkah-langkah yang bertujuan untuk perubahan rezim di Iran.

Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, mengatakan, pihaknya ingin Iran lebih demokratis lagi ke depan. Akan tetapi perubahan tersebut harus datang dari rakyat Iran sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jerman tidak berpartisipasi dalam perang ini. Dan itu akan tetap begitu," kata Wadephul kepada wartawan dikutip dari Memo.

"Kami juga tidak berpartisipasi dalam langkah-langkah konkret apa pun untuk perubahan rezim di negara mana pun, termasuk Iran," ucap Wadephul menambahkan.

Wadephul yang merupakan politisi konservatif itu mengatakan Jerman tetap melakukan komunikasi dengan oposisi Iran. Jerman mendukung rakyat Iran melawan tindakan represif dari rezim. Akan tetapi, Berlin tidak ingin mendikte masa depan politik Iran.

"Kami bergantung pada rakyat Iran sendiri, yang pada akhirnya berada dalam posisi mengambil nasib mereka sendiri dan mungkin mengatasi rezim ini," tutur Wadephul.

"Tetapi karena alasan yang jelas, tidak ada langkah pemerintah dari Jerman untuk tujuan ini."

Meski begitu, Wadephul mengutuk Iran atas serangan balasan di wilayah Teluk. Dia juga mendesak Teheran menghentikan serangan.

Wadephul mengatakan akan mengadakan konferensi pers video dengan para pejabat Uni Eropa dan negara-negara Teluk guna membahas perkembangan terkini.

"Kami mengutuk serangan Iran, tidak hanya terhadap negara-negara Teluk, tetapi juga ancaman terhadap Siprus sebagai anggota Uni Eropa, dan, seperti yang ditunjukkan laporan terbaru, terhadap Turki kemarin dan Azerbaijan hari ini," kata Wadephul.

(sry/bac)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |