Libur Paskah Gembira Loka Hadirkan Konsep dan Satwa Unik

1 hour ago 1

KEBUN Binatang Gembira Loka atau GL Zoo Yogyakarta menyiapkan konsep berbeda pada momen libur panjang atau long weekend Paskah akhir pekan ini. Salah satunya dengan mengenalkan sejumlah koleksi satwa unik dengan pengalaman konservasi yang berbeda bagi para pelancong.

"Libur panjang Paskah ini kami mengenalkan satwa terbaru yaitu African Painted Dog (Anjing Liar Afrika) dan Red Fox (Rubah Merah) yang ditampilkan dengan konsep kandang lebih alami dan terbuka," kata Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo yang akrab disapa Joko, Kamis, 2 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Joko menuturkan konsep kandang lebih alami dan terbuka ini untuk menggantikan kesan kandang kerangkeng besi konvensional yang selama ini diterapkan. Selain itu, agar pengunjung dapat menyaksikan perilaku alami binatang secara lebih dekat dalam balutan edukasi yang lebih hidup dan berkesan. Seperti tanpa sekat.

"Prinsipnya kami ingin pengunjung bisa menikmati perilaku alami binatang secara dekat," kata dia. "Jadi wisatawan ketika berkunjung bukan sekadar rekreasi, namun dapat pengalaman indah dan edukasi konservasi."

Joko optimis, libur panjang Paskah ini kebun binatang terbesar di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu tetap mampu panen kunjungan meski libur panjang Lebaran usai.

Selama libur Lebaran lalu, angka kunjungan pada periode 18–29 Maret 2026 menyentuh angka hampir 70 ribu orang. Di mana dalam periode itu sempat tercapai angka tertinggi mencapai 11 ribu orang dalam sehari. "Pasca libur Lebaran usai, tingkat kunjungan masih sangat stabil di rata-rata 3.000 orang per hari, sehingga kami optimis long weekend Paskah meningkat lagi," kata dia.

Baca juga: Rambu Baru Pengunjung Kebun Binatang

Memperkuat citra internasional

Di balik stabilnya kunjungan wisata, Joko menuturkan kebun binatang yang tahun ini bakal berusia 73 tahun itu tengah memperkuat citra dan posisi dalam kancah internasional. Dengan menargetkan menjadi anggota World Association of Zoos and Aquariums atau WAZA pada Oktober 2026 mendatang.

WAZA merupakan perhimpunan kebun binatang sedunia. Salah satu modal utama GL Zoo menjadi anggota asosiasi itu adalah sertifikasi kesejahteraan satwa tingkat Asia. Untuk mencapai target menjadi anggota WAZA, Joko mengatakan akan memperkuat aspek animal welfare dari tahun 2025 hingga 2026. 

Keberhasilan dalam menjaga standar tersebut dinilai sebagai buah dari keharmonisan antara pihak yayasan, manajemen, dan karyawan. 

"Aspek kesejahteraan harus berjalan beriringan antara mahluk yang dipelihara dan sumber daya manusia yang mengelola. Membangun dan merawat kebun binatang ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri, satu sama lain harus harmonis. Fokus utamanya tetap kesejahteraan satwa. Jika satwa sejahtera, maka karyawan harus sejahtera lebih dahulu," imbuh Joko. 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |