MPR Ungkap Alasan Tak Bisa Pecat Juri ASN Usai Polemik Cerdas Cermat

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziyah mengungkap alasan pihaknya tak bisa memberhentikan juri cerdas cermat 4 pilar MPR di Kalimantan Barat yang sempat menuai polemik karena salah penilaian.

Fauziyah mengatakan pihaknya telah menarik juri yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dari semua penjurian cerdas cermat MPR. Namun, pihaknya tak bisa serta merta memberhentikan status kepegawaiannya.

Menurut Fauziyah, sebagai bagian dari Kesekretariatan MPR, juri lomba cerdas cermat terikat dengan status kepegawaian. Sehingga, status pemberhentian dia hanya bisa dilakukan melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi nanti itu kita lihat aturan-aturan yang berlaku dari BKN. Apakah ada unsur-unsur yang bisa keterkaitan dengan aturan yang ada di BKN," ujar Fauziyah dalam jumpa pers di kompleks parlemen, Rabu (13/5).

Di sisi lain, Fauziyah juga mengungkap alasan hingga saat ini tak ada permintaan maaf dari juri yang bersangkutan. Dia menyebut sikap juri merupakan bagian dari Kesekretariatan. Sementara, Kesekretariatan telah menyampaikan maaf dan berjanji akan mengevaluasi.

"Artinya bukan personal lagi, tapi itu adalah kelembagaan kesekretariatan yang langsung meminta maaf," katanya.

MPR telah memutuskan bakal menggelar ulang final cerdas cermat antar SMA di Kalimantan Barat buntut polemik penjurian yang viral dan menjadi sorotan.

Keputusan itu disampaikan Ketua MPR, Ahmad Muzani dalam jumpa pers di kompleks parlemen, Rabu (23/5). Muzani menegaskan pihaknya telah mengambil keputusan dan telah mengevaluasi kasus tersebut.

"Lomba cerdas cermat (LCC) di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang," kata Muzani.

Namun, Muzani belum mengungkap waktu pelaksanaan ulang lombanya. MPR memastikan lomba ulang akan digelar dalam waktu dekat.

Selain itu, Muzani mengatakan pihaknya juga telah memutuskan dalam final ulang, juri akan dipilih secara independen di luar Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR. Mereka akan diambil dari unsur akademisi di wilayah Kalimantan Barat.

(dal/dis/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |