Netflix Hadirkan Paket Beriklan di Indonesia Tahun Depan

3 hours ago 2

PLATFORM streaming Netflix akan menghadirkan paket berlangganan dengan iklan di Indonesia mulai 2027. Kehadiran paket tersebut menjadi bagian dari ekspansi layanan Netflix ke 15 negara baru, sekaligus menghadirkan pilihan harga yang lebih terjangkau bagi pelanggan dan membuka peluang baru bagi pengiklan.

Selain Indonesia, ekspansi paket Netflix dengan iklan juga akan dilakukan di Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Paket Netflix dengan iklan menawarkan layanan yang sama seperti paket reguler, namun disertai sejumlah iklan di sela tayangan dengan biaya langganan yang lebih murah. Skema ini juga disebut memberi kesempatan bagi pengiklan lokal untuk menjangkau audiens yang lebih beragam melalui platform premium milik Netflix.

President of Advertising Netflix Amy Reinhard mengatakan langkah ini memberikan lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka bagi anggota.

Sementara bagi pengiklan, upaya ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia. “Kami melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar dan semakin optimistis menyambut masa depan,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Mei 2026. 

Netflix menyebut informasi lebih lanjut mengenai harga dan pilihan paket akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.

Paket beriklan pertama kali diluncurkan Netflix pada 2022 di 12 negara. Saat ini layanan tersebut telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, dengan lebih dari 80 persen pelanggan paket beriklan aktif menonton setiap pekan.

Netflix juga menyatakan paket beriklan kini menyumbang lebih dari 60 persen total pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini. Perusahaan itu bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan global, meningkat 70 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tahun ini, Netflix diproyeksikan meraih pendapatan iklan sekitar US$ 3 miliar atau dua kali lipat dibandingkan 2025.

Selain memperluas layanan paket beriklan, Netflix juga akan menghadirkan format iklan baru berupa podcast dan video vertikal secara global mulai 2027. Platform tersebut turut memperluas kolaborasi brand melalui Tudum, situs resmi penggemar Netflix yang mencatat lebih dari 24 juta views setiap bulan.

Netflix juga menyebut telah memanfaatkan teknologi akal imitasi atau AI untuk mendukung proses kreatif dan pengembangan cerita, termasuk menghadirkan pengalaman iklan yang lebih imersif dan interaktif. “Kami telah membuktikan efektivitasnya, dan kini memperluas bisnis iklan ke lebih banyak area,” tutur Reinhard.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |