Sekitar 600 Penari Buka Gelaran Festival Kesenian Yogyakarta

3 hours ago 2
Sekitar 600 Penari Buka Gelaran Festival Kesenian Yogyakarta Festival Kebudayaan Yogyakarta resmi dibuka, Minggu (13/9) melibatkan ratusan penari dan seniman(MI/Ardi T. Hardi)

LAPANGAN Beran Sleman sore itu mendadak menjadi riuh oleh kibasan selendang dan langkah kaki ratusan penari. Di bekas lahan Pabrik Gula Beran ini, Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 resmi bergulir lewat sebuah tontonan tak biasa.

Hampir 600 penari dari lima kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta membawakan tarian oleh Pulung Dance Studio. Acara itu menghadirkan pertunjukan tari kolosal bertajuk “Tubuhku Aksaraku”. 

Tubuh menjadi bahasa simbolik sekaligus media utama dalam tari untuk menyampaikan gagasan dan nilai-nilai yang tersirat melalui gerak. Demikian pesan mendalam yang diusung dalam garapan seni kolosal tersebut.

Koreografi garapan Pulung Jati Ronggo Murti ini tidak hanya untuk menyajikan keindahan estetika visual, tetapi juga untuk merayakan perbedaan ekspresi dari setiap daerah. Kelompok seni yang terlibat membawa warna khas masing-masing. Mulai dari Praba Sambada asal Sleman, Komunitas Cantrik dari Kulon Progo, Paguyuban Seniman Tari Bantul, Forseta Handayani asal Gunungkidul, hingga YK Reborn yang mewakili Kota Yogyakarta.

"Yogyakarta menjadi ruang temu dan akulturasi tubuh, bahasa, dan budaya, sebagai representasi dari sebuah keragaman," terang Paksi Raras Alit, Ketua FKY 2026.

Selain itu penyanyi asal Sleman, Kunto Aji, ikut melantunkan tembang macapat dari tengah panggung. Suara khasnya berkelindan indah dengan irama musik composan Agung Widanta dan gerak penari.

Melalui tema besar "Bahasa" dan tajuk "AKSARA", perhelatan yang berlangsung hingga 19 September 2026 di Kabupaten Sleman ini berhasil membuktikan bahwa bahasa tak sekadar terucap lewat kata, melainkan juga terpancar melalui tiap jalinan gerak tubuh para penarinya.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meresmikan FKY 2026 dengan membacakan geguritan “Sabda Budaya”. Sri Sultan menilai, rangkaian pembukaan berlangsung tertib dan telah dipersiapkan dengan baik. 

"Saya punya kesan baik. Tertib, tapi juga latihan benar, sehingga semuanya bisa berjalan lancar. Saya kira bagus," ujar Sri Sultan.

Kemeriahan tersebut merupakan bagian dari Pembukaan FKY 2026 yang berlangsung Minggu hingga Sabtu (13/9 hingga 19/9). FKY tahun ini bertema bahasa dengan tajuk AKSARA

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menyampaikan setiap tahun pihaknya memilih satu objek kebudayaan. Pada tahun ini, objek kebudayaan bahasa dipilih dengan subtematik aksara.

"Aksara itu adalah pembuka peradaban," ungkapnya.

Ia mengatakan FKY 2026 akan menghadirkan sejumlah program utama, antara lain: Pawai Budaya, Pasar Budaya, Panggung Budaya, dan Pameran. FKY 2026 merangkul segala aspek untuk menjadikannya bagian dari ekosistem Festival Kebudayaan Yogyakarta. (H-4)
 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |