Tempat air minum alias tumbler berukuran mungil atau menyerupai mug semakin banyak diminati konsumen. Selain tampil lebih menarik, ukurannya yang kecil dinilai praktis karena mudah dibawa, bahkan bisa dimasukkan ke dalam kantong.
General Manager Tyeso Indonesia Irfan Thalib mengatakan tren tumbler kini semakin beragam mengikuti kebutuhan penggunanya. Menurut dia, ukuran kecil semakin banyak dipilih untuk kebutuhan minuman seperti kopi atau espresso, sedangkan ukuran besar digunakan untuk aktivitas olahraga maupun bekerja.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Kalau tumbler yang kecil malah lebih ikonik, kelihatannya lebih lucu. Sekarang espresso juga biasanya one shot, jadi lebih mudah dibawa, bahkan bisa dikantongkan," kata Irfan dalam acara Tyeso Day di Jakarta, Sabtu 18 Juli 2026.
Meski demikian, ia mengatakan seri olahraga dengan kapasitas 600 mililiter hingga lebih dari 2 liter masih menjadi produk yang paling banyak diminati konsumen. "Kalau saat ini yang paling banyak tetap kategori sport," ujar Irfan.
Menurut dia, Tyeso membagi produknya ke dalam beberapa kategori, seperti sport, office, dan mug. Variasi ukuran tersebut dibuat agar konsumen dapat memilih tumbler sesuai kebutuhan. Tumbler berkapasitas 100-200 mililiter misalnya lebih cocok digunakan untuk kopi, sedangkan ukuran 600 mililiter hingga 2 liter banyak dipakai oleh mereka yang berolahraga atau bekerja sehingga tidak perlu berulang kali mengisi air minum.
Selain ukuran, warna juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen sebelum membeli tumbler. "Kalau saat ini pasti visualnya dulu. Menarik atau tidak di mata kita. Baru setelah itu orang bertanya materialnya apa, tahan panas berapa lama, tahan dingin berapa lama," kata Irfan.
Ia menilai penggunaan tumbler juga semakin identik dengan gaya hidup sehat sekaligus ramah lingkungan. Menurut dia, komunitas olahraga kini hampir selalu membawa tumbler sendiri dibanding menggunakan botol plastik sekali pakai. "Komunitas olahraga saat ini sangat identik dengan ramah lingkungan. Mau orang lari, main sepak bola, atau ikut fun fit, pasti bawa tumbler sendiri," ujarnya.
Tips Merawat Tumbler
Irfan juga membagikan tips sederhana agar tumbler tetap awet dan higienis. Menurut dia, setelah digunakan, terutama untuk menyimpan kopi, susu, atau matcha, tumbler sebaiknya direndam menggunakan air panas selama beberapa menit sebelum dicuci. "Rendam dengan air panas saja, sekitar lima menit. Itu membantu menghilangkan bau sekaligus membersihkan bakteri," katanya.
Ia juga mengingatkan agar bagian dalam tumbler tidak dibersihkan menggunakan sikat berbahan kawat karena dapat merusak lapisan permukaan. "Jangan pakai sikat kawat," ujar Irfan. Menurut dia, perawatan yang tepat membuat tumbler dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga mendukung kebiasaan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Sebelumnya, Tyeso Indonesia menggelar Tyeso Day 2026 di TSM Cibubur selama dua hari, 18–19 Juli 2026. Irfan berharap kegiatan ia dan tim bisa mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui edukasi, aktivitas interaktif, serta pengalaman langsung menggunakan produk berkualitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Selain memamerkan beragam promosi tumbler, ada pula talkshow kesehatan bertajuk Hidup Sehat dan Aktif. Irfan dan para narasumber mengingatkan tentang pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat yang dimulai dari langkah sederhana, seperti menjaga tubuh tetap terhidrasi, rutin berolahraga, serta menerapkan pola hidup yang seimbang di tengah kesibukan sehari-hari.














































