Wayang Jogja Night Carnival Kembali Digelar Tahun ini

4 hours ago 2

PEMERINTAH Kota Yogyakarta memastikan tahun 2026 ini akan menghidupkan kembali agenda wisata ikonik Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang sempat dihapuskan mendadak tahun lalu akibat efisiensi anggaran.

Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang hanya satu hari. Agenda yang sempat langganan masuk kalender wisata nasional itu, bakal digelar selama satu pekan ini. Namun tak semuanya berupa karnaval jalanan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Yang membedakan, tahun ini sektor swasta lebih kami libatkan mendukung rangkaian WJNC sebelum mencapai puncaknya pada tanggal 7 Oktober 2026," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, Kamis, 16 April 2026.

Wawan meluruskan, masuknya sektor swasta bukan artinya event WJNC akan ditangani atau dipindahtangankan ke pihak swasta. "Event itu tetap dalam operasional pemerintah melalui dinas pariwisata. Bedanya kami hanya mengajak kerjasama swasta untuk mengisi berbagai event di dalamnya," kata dia.

WJNC, kata Wawan, tetap akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta yang dikemas selama satu bulan penuh sepanjang Oktober. "WJNC itu hanya salah satu event puncak, bukan satu-satunya. Kami sedang menyusun rangkaian besar selama satu bulan, mulai dari event budaya, perdagangan, hingga kegiatan komunitas," kata dia. 

Baca juga: Pulang ke Gang Rukunan: Dua Gerbang Kotagede Yogya

Durasi lama mendongkrak wisatawan

Menurutnya, durasi pelaksanaan yang lebih panjang ini diyakini mampu mendongkrak lama tinggal wisatawan karena adanya berbagai tawaran wahana menarik yang dapat dinikmati. Selain itu akan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transaksi di sektor perhotelan dan restoran. 

"Misi panjangnya, nanti orang datang ke Yogya bukan karena faktor kebetulan dan ada event, melainkan karena memang sengaja ingin menghadiri festival tertentu," kata dia.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono menyebutkan bahwa dari WJNC saja, biasanya mampu mendongkrak okupansi hotel hingga angka 60 sampai 80 persen saat kegiatan berlangsung. "Kami sangat menyayangkan event yang sudah menjadi kalender event nasional itu tiba-tiba dibatalkan tahun lalu," ungkap Deddy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati, berharap konsep WJNC satu pekan ini dapat memperluas pergerakan ekonomi secara merata karena kunjungan wisatawan tidak akan menumpuk hanya pada musim puncak liburan (high season).

"Dampaknya tidak hanya ke sektor pariwisata, tapi juga ke UMKM dan pelaku usaha lokal di luar masa high season," kata Lucia. 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |