Dean James Terhindar dari Sanksi dalam Kasus Paspor Gate

9 hours ago 2

Klub Go Ahead Eagles menyatakan bahwa jaksa independen sepak bola profesional KNVB telah menyelesaikan penyelidikan terhadap pemainnya, Dean James. Dalam pernyataan resminya pada Rabu, 8 April 2026, klub menyebut sang pemain tidak akan dijatuhi sanksi disipliner.

“Jaksa sepak bola profesional memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi disipliner karena baik pemain maupun klub tidak mengetahui konsekuensi otomatis dari pengambilan kewarganegaraan selain Belanda,” tulis Go Ahead Eagles.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Klub juga menambahkan bahwa dampak dari perubahan kewarganegaraan tersebut memang belum banyak dipahami di dunia sepak bola profesional. Selain itu, mereka menegaskan bahwa penentuan status kewarganegaraan bukan merupakan wewenang jaksa sepak bola.

Namun demikian, berdasarkan informasi yang diterima, termasuk dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda, disimpulkan bahwa Dean James telah kehilangan kewarganegaraan Belanda setelah dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Konsekuensinya, sejak Maret 2025, James tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemain Uni Eropa. Dalam regulasi Liga Belanda, status tersebut berpengaruh terhadap izin bermain, terutama terkait aturan pemain non-Uni Eropa.

Nama James kemudian terseret dalam kasus yang dikenal sebagai “paspor gate” di Liga Belanda. Kasus ini juga melibatkan sejumlah pemain naturalisasi Indonesia lain, yakni Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen). Persoalan ini mencuat setelah sebuah siniar, De Derde Helft, menyoroti dugaan bahwa James masih menggunakan status pemain Belanda dalam kontraknya musim ini, sehingga berpotensi melanggar aturan izin kerja.

Isu tersebut kemudian sampai ke manajemen NAC Breda yang melaporkannya kepada operator kompetisi. Breda mempertanyakan keabsahan status James dalam pertandingan yang mereka kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret, di mana James tampil sebagai starter selama 75 menit. Jika terbukti tidak sah, Breda meminta agar pertandingan tersebut diulang. Sikap serupa juga diambil oleh TOP Oss yang kalah 1-3 dari Willem II pada 14 Maret, terkait status Nathan Tjoe-A-On.

Meski demikian, otoritas liga memastikan bahwa hasil pertandingan yang telah berlangsung tidak akan diubah. Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menjelaskan bahwa pemain non-Uni Eropa harus mengajukan izin masuk kembali (wedertoelating) atau izin tinggal humaniter tidak sementara, yang biasanya ditujukan bagi mantan warga negara Belanda.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |