Dua Motor Lawan Arah Tabrak Mobil, 4 Remaja Tewas

2 hours ago 1

SEBUAH kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza dan dua sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Jalan Yogyakarta–Wates, tepatnya di Dusun Bandut Lor, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Jumat, 3 April 2026. Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 02.45 WIB ini mengakibatkan empat remaja meninggal setelah dua sepeda motor yang mereka kendarai melaju melawan arus. “Hingga malam ini, total ada empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan itu,” kata Humas Polres Bantul Inspektur Satu Rita Hidayanto, Jumat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, tragedi itu bermula saat sepeda motor Honda Scoopy AB 5668 DB yang dikendarai AGS (17 tahun) berboncengan dengan R (17 tahun), serta Honda Scoopy AB 3554 EV yang dikendarai AA (19 tahun) berboncengan dengan F (18 tahun), melaju bersamaan dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, kedua pengendara motor tersebut justru melambung ke kanan hingga masuk ke jalur lawan.

Dari arah berlawanan atau dari barat, muncul mobil Toyota Avanza AD 1838 NQ yang dikemudikan S (62 tahun) bersama penumpangnya, AR (28 tahun). Tabrakan pun tak terelakkan karena jarak sudah terlalu dekat.

Motor yang dikendarai AGS yang lawan arah itu menabrak bagian depan mobil hingga membuat mobil oleng. Sementara itu, motor yang dikendarai AA menghantam bodi samping kiri mobil.

Benturan keras tersebut membuat AA dan F meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, R mengembuskan napas terakhir sesaat setelah tiba di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang setelah AGS, yang sempat menjalani perawatan akibat patah kaki dan luka terbuka di kepala, meninggal dunia pada Jumat malam. Polisi juga menemukan bahwa fatalitas kecelakaan ini diperparah karena para korban tidak menggunakan alat pelindung diri.

Berdasarkan pemeriksaan di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan helm yang dibawa atau digunakan para pengendara motor tersebut. “Tidak ditemukan helm pada kedua pengendara sepeda motor,” ujar Rita.

Sementara itu, pengemudi mobil Avanza dan penumpangnya, yang merupakan warga Klaten, Jawa Tengah, tidak mengalami luka. Namun, kendaraan mereka mengalami kerusakan parah pada bagian depan, seperti kaca pecah dan pintu samping yang ringsek.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut secara mendalam dan telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Rita mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan raya.

Pilihan Editor: Mengapa Korupsi Pita Cukai Memicu Peredaran Rokok Ilegal

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |