Israel Luncurkan 30 Serangan Bombardir Selatan dan Timur Lebanon

16 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Israel menggempur habis-habisan Lebanon selatan dan timur pada Minggu (24/5), di tengah harapan perpanjangan gencatan senjata.

Kantor Berita Nasional resmi Lebanon melaporkan serangan udara Israel terjadi di lebih dari 30 lokasi di Lebanon selatan dan timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat serangan itu, dua orang meninggal. Badan pertahanan sipil Lebanon juga mengatakan fasilitas regional di Nabatieh hancur.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total korban imbas serangan Israel sejak pertama kali menyerang mencapai 3.123 jiwa.

Sehari sebelum serangan pada Minggu, Kemenkes Lebanon mencatat terdapat 11 kematian yang mencakup perempuan dan anak di sebelah Gedung Sir al-Gharbiyeh.

Militer Israel terus menyerang target Hizbullah di Lebanon meskipun ada gencatan senjata yang dimulai pada 17 April dan baru-baru ini diperpanjang.

Kelompok yang didukung Iran sementara itu juga terus menyerang pasukan Israel yang menginvasi Lebanon selatan, serta target di seberang perbatasan.

Lebanon terseret ke pusaran konflik usai Hizbullah menyerang Israel setelah mengetahui pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Meski demikian, Israel tak menunjukkan tanda-tanda berhenti menggempur Lebanon. Tel Aviv malah menyebut akan melenyapkan apa saja yang bisa membuat Israel terancam.

"Kami terus menyerang Hizbullah di semua dimensi keamanan warga sipil dan keselamatan pasukan kami tetap menjadi prioritas utama", kata Panglima militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir.

Di tengah serangan dan rencana gempuran baru, pemerintah Lebanon memulai pembicaraan dengan Israel di bawah pengawasan AS. Mereka dilaporkan sedang mempersiapkan putaran pembicaraan keempat pada Juni.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |