BADAN Reserse Kriminal Kepolisian RI atau Bareskrim Polri menangkap dua pengendali peredaran narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba di diskotek Whiterabit, Jakarta Selatan. Mereka adalah Denny Wiraatmaja alias Koko dan Ika Novita Sari alias Mami Mika.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso mengatakan Koko merupakan kaki tangan dari Mami Mika. "Berdasarkan hasil interogasi terhadap Koko yang bersangkutan dikendalikan oleh Mami Ika," kata Eko lewat keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Polisi menangkap Koko di Sukabumi, Jawa Barat pada Ahad, 29 Maret 2026. Sementara Mami Ika dibekuk di Penjaringan, Jakarta Utara sehari setelahnya. Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 3,8 miliar di tempat tinggal Mami Mika.
Berdasarkan interogasi terhadap Mami Mika, dia mengaku berperan sebagai pengendali narkoba di Whiterabit, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan Whiterabit Golf Island Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Ika mengaku memperoleh barang seorang bernama Charlie yang berada di Malaysia.
Semula, Ika mengaku tak mengetahui identitas asli Charlie. Namun setelah adanya pemberitaan di media massa, dia menyadari Charlie merupakan Andre Fernando alias Ko Andre merupakan buronan Bareskrim. "Mami Mika baru menyadari bahwa Charlie merupakan DPO bernama Andre Fernando," ujar Eko.
Adapun Andre merupakan bandar yang menyuplai barang kepada Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Bareskrim telah menangkap Ko Erwin yang terlibat kasus peredaran narkotika bersama eks Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota Ajun Komisaris Malaungi dan mantan Kapolres Bima Kota Ajun Komisaris Besar Didik Putra Kuncoro.
Dalam kasus peredaran narkotika di Whiterabit, polisi sebelumnya telah menetapkan tujuh tersangka. Mereka adalah bandar bernama Farid Ridwan alias Bimbim dan Erwin Septian alias Ewing. Selain itu Rully Endrae selaku Supervisor Whiterabit, Memo Hasian Nababan alias Sean selaku kepala bar atau kapten, Rizky Fridayanti alias Kiki selaku waiter, Yaser Leopold Talahatu sebagai Manajer Operasional Whiterabit dan Direktur Operasional Whiterabit Alex Kurniawan.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491263/original/038261600_1770089716-wehrmann_j.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)






