Pengelola Jatiluhur Berikan Pendampingan bagi Keluarga Petugas Keamanan yang Gugur

6 hours ago 2
Pengelola Jatiluhur Berikan Pendampingan bagi Keluarga Petugas Keamanan yang Gugur (MI)

PERUM Jasa Tirta II (PJT II) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah seorang petugas keamanan yang bertugas di wilayah kerja perusahaan. Direksi dan manajemen menegaskan komitmen untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban sekaligus mendukung penuh proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso, menyatakan bahwa perusahaan menaruh perhatian penuh terhadap penanganan peristiwa ini, baik dari aspek kemanusiaan maupun dukungan terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

"Peristiwa ini merupakan duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar Perum Jasa Tirta II. Kami kehilangan salah satu insan perusahaan yang selama ini telah menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Prioritas kami saat ini adalah memastikan keluarga almarhum memperoleh pendampingan yang layak," ujar Imam.

Dukungan Nyata bagi Keluarga Almarhum

Sebagai bentuk empati, perwakilan Manajemen PJT II mendatangi rumah duka pada Sabtu malam (25/7). Kunjungan dilanjutkan pada Minggu pagi (26/7) oleh jajaran direksi guna memastikan kehadiran perusahaan di masa sulit keluarga korban.

Dalam kesempatan tersebut, Direksi PJT II memberikan pendampingan menyeluruh yang meliputi:

  • Pemberian santunan duka.
  • Pemenuhan seluruh hak kepegawaian sesuai ketentuan.
  • Jaminan keberlangsungan pendidikan bagi kedua putra-putri almarhum hingga selesai.
  • Kesempatan bagi putra sulung almarhum untuk bergabung dan berkarya di PJT II setelah menyelesaikan pendidikan SMK.

"Kami ingin memastikan keluarga almarhum tidak menghadapi cobaan ini sendirian. Pendampingan ini adalah bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada perusahaan," tambah Imam.

Sinergi BP BUMN dan Aparat Penegak Hukum

Kepedulian juga datang dari Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN). Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra, hadir mewakili pimpinan untuk menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga.

Hambra juga melakukan koordinasi dengan Kapolres Purwakarta guna memastikan penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Dandim Purwakarta untuk memperkuat pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di wilayah operasional PJT II agar pelayanan publik tetap berjalan kondusif.

Imam Santoso mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penuntasan kasus ini. PJT II menegaskan sikap kooperatif dengan memberikan data dan informasi yang diperlukan guna membantu kelancaran penyelidikan oleh Polres Purwakarta.

Evaluasi Sistem Keamanan

Menyikapi peristiwa tersebut, PJT II akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di lingkungan kerja. Langkah ini diambil untuk memperkuat mitigasi risiko dan meningkatkan aspek keselamatan seluruh insan perusahaan.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan. Kami akan mengevaluasi aspek keamanan di seluruh wilayah operasional agar kejadian serupa tidak terulang," tegas Imam.

PJT II mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu jalannya penyelidikan oleh pihak kepolisian. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |