Prabowo Klaim Pemangkasan 250 BUMN Hemat Uang Negara Rp 50 T

16 hours ago 5

PRESIDEN Prabowo Subianto mengklaim uang negara berhasil dihemat hingga Rp 50 triliun setelah menutup, merger, dan mengonsolidasikan 250 BUMN hingga 31 Juli 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 20 Juni 2026. 

Ia menyebutkan efisiensi itu berasal dari biaya rutin (overhead cost) yang bisa dihemat karena negara tidak perlu lagi menggaji direksi, komisaris, membayar sewa gedung beserta listriknya, dan pengeluaran lainnya dari 250 BUMN tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Waktu saya jadi Presiden, saya diberi laporan, BUMN itu jumlahnya 1.077, dan ini harus kita cek lagi. Ada BUMN yang bikin anak perusahaan, dia bikin lagi cucu perusahaan, dia bikin lagi cicit perusahaan, dan saya berterima kasih," ujar Prabowo, dikutip dari Antara

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap jajaran pimpinan Danantara. "Saya bangga pimpinan Danantara, dalam tahun pertama, 18 bulan pertama, sudah berhasil mengurangi jumlah tersebut. Dari 1.077, di akhir bulan ini, 31 Juli, mereka sudah menutup, mengonsolidasikan, me-merger sehingga dari 1.077 berkurang 250 BUMN."

Prabowo mengungkapkan bahwa dari laporan Danantara, diketahui biaya rutin dari 250 BUMN bisa diselamatkan sebesar Rp 50 triliun. "Rp50 triliun, gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transpor, bayar ini rapat kerja, Rp50 triliun," kata Prabowo.

Ia kemudian menargetkan pada akhir tahun 2026 ini, jumlah BUMN yang tersisa maksimal 350 BUMN dari semula 1.077 BUMN. "Mereka (Danantara) menyanggupi," ucap Prabowo.

Bila terwujud, Prabowo optimistis uang negara yang bisa dihemat dapat mendekati Rp 70 triliun sampai Rp 80 triliun. "Salah satu prestasi kita yang nanti akan dikenang oleh sejarah, saya percaya, untuk pertama kali dalam sejarah bangsa Indonesia, kita telah berhasil membangun suatu dana kedaulatan, yang kita sebut Danantara, dana kedaulatan," katanya.

Danantara, kata Prabowo, adalah singkatan dari Daya Anagata Nusantara. "Daya (berarti) energi, Anagata masa depan, Nusantara, Tanah Air kita. Jadi, Danantara adalah suatu dana kedaulatan, di mana tabungan-tabungan, kekayaan aset-aset negara disatukan, dikonsolidasi, di-manage dengan rapi, dan ini menjadi cadangan, ini menjadi energi untuk masa depan Indonesia, untuk anak, cucu, dan cicit kita," ucapnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |