Prabowo Segera Meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk

7 hours ago 2

PRESIDEN Prabowo Subianto akan meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Prabowo mengungkapkan rencananya itu saat berpidato di hadapan massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta pada Jumat, 1 Mei 2026.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan akan pergi ke Nganjuk, kampung halaman Marsinah, dalam waktu dekat. "Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk Jawa Timur untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," kata Prabowo dalam peringatan May Day di Monas.

Dia juga mengingatkan kembali bahwa pemerintahannya telah memberi status pahlawan kepada Marsinah. "Kita telah mengangkat ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional," ucap mantan menteri pertahanan ini.

Museum Marsinah tengah disiapkan di kawasan Nganjuk, Jawa Timur. Museum akan menempati rumah nenek Marsinah, tempat ia tinggal sejak kecil hingga remaja. Proses renovasi dilakukan tanpa mengubah struktur utama rumah sebagai bentuk penghormatan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, yang menjadi salah satu penggerak dukungan buruh, mengatakan gagasan awal pendirian museum datang dari keluarga Marsinah. 

“Keluarga ingin ada yang benar-benar monumental. Perjuangan Marsinah begitu berat dan harus dikenang oleh masyarakat dan para buruh,” kata Andi saat dihubungi, Selasa, 11 November 2025.

Pendanaan museum dilakukan melalui mekanisme gotong royong dari koalisi buruh, bukan dari satu organisasi tertentu. Sejak rencana ini mulai disampaikan ke publik, buruh dari berbagai wilayah menghubungi keluarga dan para penggerak untuk menyatakan kesediaan menyumbang. “Sambutannya luar biasa,” ucap Andi.

Marsinah dikenal luas sebagai ikon perjuangan buruh Indonesia setelah ditemukan tewas pada Mei 1993 seusai memimpin aksi mogok kerja di Sidoarjo. Ketika itu, Indonesia dipimpin oleh rezim Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden ke-2 Suharto. Hingga kini, kasus pembunuhan Marsinah masih menjadi salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah pergerakan buruh dan hak asasi manusia di Indonesia. 

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah dalam upacara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 10 November 2025. Penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Di saat yang sama, Prabowo juga memberi gelar Pahlawan Nasional kepada mantan presiden Suharto.


Dani Aswara berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |