PSIM Goes to Campus Sambangi UI, Kupas Peluang Karier di Industri Olahraga

6 hours ago 4

Bola.com, Depok - PSIM Yogyakarta melanjutkan rangkaian program PSIM Goes to Campus dengan menyambangi Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (15/4/2026).

Agenda bertajuk Kuliah Umum Sport Industry itu dihadiri ratusan mahasiswa, dosen, hingga tenaga pendidik dari berbagai fakultas.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya tim berjuluk Laskar Mataram itu memperluas edukasi mengenai perkembangan industri olahraga kepada kalangan akademisi.

Sejumlah sponsor juga ikut berkolaborasi demi menyukseskan acara ini. Mulai dari Adem Sari, Plossa, Soffell, Rexona, Taro, Le Minerale, Vidio.com, hingga Lapak Gaming.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Industri Sepak Bola Tak Lagi Soal Lapangan

Diskusi menghadirkan Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, serta Owner Hangtuah Basketball, Harryadin Mahardika. Kehadiran John Slover dari US Department of State turut memberikan sudut pandang mengenai diplomasi publik internasional dalam dunia olahraga.

Dalam sesi pemaparan, Liana mengatakan bahwa sepak bola modern kini sudah berkembang menjadi ekosistem bisnis yang kompleks. Peluang karier bagi generasi muda tak lagi hanya terbatas menjadi pemain atau pelatih.

"Industri sepak bola dan olahraga membuka ruang yang luas, tidak hanya di lapangan, tetapi juga di balik layar," ujar Liana Tasno.

"Banyak peluang karier lain seperti manajemen FAT (Finance, Accountan, and Tax), bussiness commercial, legal, government relations, media, dan masih banyak yang lain," sambungnya.

Mahasiswa Disebut Jadi Talenta Masa Depan

Liana menilai kesiapan sumber daya manusia jadi faktor penting agar industri olahraga Indonesia mampu bersaing di level global. Menurutnya, mahasiswa saat ini adalah calon talenta yang nantinya akan mengisi berbagai lini strategis.

"Mahasiswa dan mahasiswi ini adalah bibit talenta yang akan mengisi berbagai lini di industri olahraga ke depan," kata wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut.

Sementara itu, moderator acara yang juga perwakilan FEB UI, Edward Tanujaya, menilai industri olahraga memiliki daya tahan yang sangat kuat dan prospeknya akan terus meningkat.

Industri Olahraga Dinilai Terus Bertumbuh

Edward menyebut olahraga merupakan sektor yang tak lekang oleh waktu. Tingginya minat masyarakat dan besarnya nilai komersial membuat industri ini diprediksi terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

"Justru ke depan industri ini diprediksi akan terus tumbuh dan membuka semakin banyak peluang karier," ucap Edward.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Selain mendapatkan wawasan baru, peserta yang aktif selama sesi diskusi juga membawa pulang berbagai bingkisan dan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |