Slovan Bratislava melaju ke fase liga Champions League usai menang 2-1 atas Celje lewat perpanjangan waktu. Cristian Martinez jadi pahlawan penentu.(Slovan Bratislava)
SLOVAN Bratislava mengamankan tempat di babak utama Liga Champions UEFA (UCL) untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Kepastian ini diraih usai memetik kemenangan 2-1 lewat perpanjangan waktu (extra time) atas NK Celje di Stadion N’dezele, yang memastikan keunggulan agregat 3-2 bagi tim tamu.
Tuan rumah Celje sebenarnya mengawali laga dengan positif. Pada menit kesembilan, Svit Seslar mendapat peluang emas dari umpan silang akurat di dalam kotak penalti, namun sundulannya masih melayang di atas mistar gawang.
Meski ditekan di awal, Slovan Bratislava justru berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu. Umpan jauh Kenan Bajric berhasil dikontrol dengan sempurna oleh Andraz Sporar, yang kemudian mencungkil bola melewati kiper Zan-Luk Leban untuk membawa Slovan unggul.
Celje merespons gol tersebut tanpa terpengaruh dan terus melancarkan ancaman. Sepakan Pijus Sirvys dari luar kotak penalti berhasil ditangkap kiper Slovan, Dominik Takac, disusul penyelamatan gemilang Takac saat menepis sundulan Kotnik.
Upaya pantang menyerah tim asal Slovenia itu akhirnya membuahkan hasil enam menit sebelum jeda. Usai meninjau monitor VAR di pinggir lapangan, wasit Alejandro Hernandez Hernandez menilai Tigran Barseghyan melanggar Yaya Dukuly di dalam kotak terlarang. Svit Seslar yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menyeimbangkan agregat.
Memasuki babak kedua, Celje tampak lebih kesulitan membongkar pertahanan lawan. Peluang berbahaya baru tercipta setelah 20 menit pascajeda ketika sepakan jarak jauh Dukuly dari jarak 25 yard membentur tiang gawang Slovan.
Slovan yang minim ancaman hampir mencuri kemenangan di waktu normal lewat sundulan Roman Cerepkai, namun bola yang mengarah ke pojok atas gawang berhasil ditepis Leban. Celje juga menyia-nyiakan peluang emas di masa injury time ketika Armandas Kucys gagal memanfaatkan kegagalan Takac dalam mengamankan bola silang.
Laga pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Meski mengantongi rekor tak pernah menang dalam 13 laga tandang terakhir di kompetisi UEFA, Slovan Bratislava berhasil memberikan pukulan mematikan pada menit ke-100. Berawal dari keberhasilan merebut bola di lini tengah, Nino Marcelli mengirimkan umpan kepada Cristian Martinez yang dengan dingin mengangkat bola melewati Leban ke pojok jauh gawang.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Slovan Bratislava sekaligus menandai pencapaian bersejarah klub yang berhasil mencatatkan tiga kemenangan tandang beruntun di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Wakil Slovakia ini kini bersiap kembali berlaga di panggung tertinggi Eropa setelah absen selama satu musim. (Flash Score/Z-2)







































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340293/original/053973400_1757170402-20250906AA_Indonesia_U-23_vs_Macau-07_2.JPG)










