Bola.com, Jakarta - Masih ingat Hendri Mulyadi? Enam belas tahun lalu, ia bikin geger Indonesia. Momen yang tak akan terlupakan itu tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 6 Januari 2010.
Saat itu, Timnas Indonesia menjamu Timnas Oman dalam laga lanjutan Pra Piala Asia 2011. Jika ingin lolos ke putaran final, maka satu-satunya cara adalah memenangkan pertandingan.
Namun, jelang berakhir duel, tuan rumah masih tertinggal 1-2. Gol yang ditunggu tak jua hadir.
Dan, terjadilah peristiwa itu. Hendri Mulyadi, satu di antara ribuan penonton yang bejibun di tribun, spontan melompat pagar pembatas dan berhasil masuk ke lapangan pada menit ke 90+2.
Menggiring bola sendirian, anak Cikarang itu berlari kenncang ke kontak penalti Oman. Tak ada yang bisa menghentikannya sebelum akhirnya seorang polisi berseragam lengkap berhasil memiting leher Hendri Mulyadi.
Atas perbuatannya tersebut, Hendri Mulyadi terpaksa harus berurusan dengan aparat Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Beruntung ia tak ditahan lama. Ia selanjutnya diantar pulang ke rumah, diserahkan kepada pihak keluarga.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Mewakili Kekesalan Suporter
Kisah Hendri Mulyadi sekian purnama silam kembali mencuat sebelum dan sesudah Indonesia kontra Oman dalam FIFA matchday di tempat yang sama beberapa waktu lalu.
Bedanya, kali ini, di bawah asuhan John Herdman dan dijelali pemain-pemain naturalisasi yang berkarier di sejumlah negara Eropa, Indonesia tampil digdaya dengan kemengan tiga gol tanpa balas.
Lewat kanal YouTube Bicara Bola, Hendri Mulyadi kembali mengenang aksi nekatnya yang sempat membuatnya jadi selebritis berkat ekspos media yang gegap gempita.
"Karena kan gua udah sering banget nonton bola ke GBK dari Cikarang. Kan lumayan jauh tuh. Heeh. Ya memang karena cinta sama timnas. Ya, akhirnya waktu itu enggak spontan sih. Memang ada niatan dari rumah karena ngelihat performa timnas waktu itu menurun," kata Hendri Mulyadi terkait aksinya.
"Pertandingan melawan Oman itu penentuan. Kalau Indonesia menang akan lolos ke Piala Asia. Kalau kalah berarti gagal. Sementara sebelum-sebelumnya Indonesia selalu lolos kan," imbuhnya.
Terinspirasi Suporter Luar Negeri
Menurut Hendri Mulyadi, ia menampik kalau aksinya terinspirasi dari suporter luar negeri.
"Nah, akhirnya gua mutusin. Gua harus bikin gerakan yang kira-kira bisa langsung ngasih perubahan sama federasi (PSSI). Waktu itu, ya jalan yang terlintas di otak gue ya loncat aja gitu. Loncat aja ya. Enggak terinspirasi dari luar negeri. Emang udah ada niatan dari rumah," tukasnya.
"Bahkan waktu itu gua sempat waktu itu sempat bikin status di Facebook. Kalau timnas gagal nih, gua nekad nih mau loncat ke dalam lapangan. Tahu masih ada enggak tuh status ya".
Meski hanya sebatas seorang suporter, Hendri Mulyadi tak kehabisan akal untuk memberikan koreksi terhadap PSSI yang kala itu dipimpin Nurdin Halid.
"Gua dulu enggak mikir panjang sih. Pokoknya ya, gua harus ada ngasih teguran buat PSSI waktu itu," tutur Hendri Mulyadi.
"Konsekuensinya waktu itu gua mikir mungkin akan ditahan beberapa minggu. Gua sudah siap. Gua sudah mikir ke arah itu, mungkin akan ditahan dua atau tiga minggu."
Kena Omel Ibu
Lebih lanjut Hendri Mulyadi menuturkan, kebetulan keluarganya juga menyaksikan aksinya lewat layar kaca televisi. Seakan tak percaya, keluarga kontak panik. Ibunya bahkan sampai menangis.
"Nah, setelah kejadian itu hanya di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) aja. Setelah diinterogasi di kolong tribun GBK kemudian dibawa ke Polsek Tanah Abang. Kemudian di BAP selama 2 jam. Setelah itu ya diantar pulang sama polisinya sampai ke Bekasi. Rumah gua kan di Cikarang. Di Bekasi dijemput sama keluarga. Keluarga udah panik karena mereka juga nonton TV. Panik kan mereka," ujar Hendri Mulyadi seraya tertawa kecil.
"Ibu bilang, 'Buat apa sih kayak gitu-gitu'. Ibu sampai nangis karena ngelihat gua di piting gitu ya. Di piting sama polisi kan. Ya karena kan beda gitu isi pikiran gue. Gua cinta bola nih. Gua pengin lihat timnas gua berprestasi, pengin lihat timnas main di kancah yang lebih tinggi. Gitu waktu itu".
Hendri Mulyadi mendadak jadi beken. Tak hanya kampungnya yang heboh, ia juga panen undangan ke sejumlah televisi. Aksinya dianggap kritik langsung ke PSSI, juga timnas.
"Heboh. Heboh banget. Bahkan besoknya rumah tuh udah kayak apa ya? Karena kan wartawan juga datang hadir ya buat wawancara terus. Ada yang ngundang buat jadi narasumber di berita-berita TV-nya waktu itu," tutup Hendri Mulyadi.

12 hours ago
2
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2841705/original/094580300_1561974035-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539804/original/000101600_1774621490-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528221/original/045047200_1773258676-peralta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163797/original/031544600_1781018575-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-05.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7850682/original/021382300_1780673642-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-11.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8198840/original/068732500_1781057173-timnas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8173102/original/079246200_1781029177-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-26.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8173393/original/053899200_1781029392-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8170069/original/019763100_1781025584-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8030823/original/016638800_1780872304-ChatGPT_Image_Jun_8__2026__05_35_24_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8150672/original/053064500_1781004160-ChatGPT_Image_Jun_9__2026__06_20_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8159016/original/057666200_1781013359-20260609AA_Timnas_Indonesia_vs_Mozambik-10.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8158108/original/092692600_1781012484-HKYBYsIawAADRrm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8163013/original/091675700_1781017698-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-06.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8158982/original/008826800_1781013318-20260609AA_Timnas_Indonesia_vs_Mozambik-09.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4845900/original/077937200_1716942986-20240528BL_Timnas_Indonesia_Putri_Vs_Singapura_16.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903622/original/092612300_1780733824-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_57.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7903638/original/073021500_1780733997-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_34.jpg)


















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)











