Wanita Lebih Rentan Terkena Autoimun, Kenali 6 Gejala dan Cara Mencegahnya

4 hours ago 2
Wanita Lebih Rentan Terkena Autoimun, Kenali 6 Gejala dan Cara Mencegahnya Gejala autoimun pada wanita.(Dok. Magnific)

PENYAKIT autoimun menjadi ancaman kesehatan serius yang secara statistik lebih banyak menyerang kaum hawa. Berdasarkan data yang dihimpun, wanita memiliki risiko hingga empat kali lebih besar dibandingkan pria untuk menderita kondisi ini, terutama pada rentang usia produktif 15–44 tahun.

Autoimun terjadi saat sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel sehat, yang memicu peradangan kronis pada berbagai organ. Gejala yang muncul sangat bervariasi tergantung pada jenis penyakitnya. Berikut adalah enam jenis autoimun yang umum terjadi pada wanita beserta gejalanya:

  • Diabetes Tipe 1: Menyerang sel pankreas penghasil insulin. Gejalanya meliputi sering haus, mudah lapar, berat badan turun drastis, dan luka yang sulit sembuh.
  • Lupus: Penyakit ini menyerang berbagai jaringan seperti kulit dan ginjal. Ciri khasnya adalah ruam berbentuk kupu-kupu di wajah, disertai demam, rambut rontok, dan nyeri sendi.
  • Rheumatoid Arthritis: Fokus menyerang persendian yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan sendi, terutama di pagi hari.
  • Penyakit Hashimoto: Gangguan pada kelenjar tiroid yang memicu hipotiroidisme. Gejalanya berupa kelelahan ekstrem, berat badan meningkat, dan sering merasa kedinginan.
  • Penyakit Celiac: Reaksi berlebihan terhadap gluten yang merusak usus. Penderita biasanya mengalami perut kembung, diare, hingga gangguan siklus menstruasi.
  • Multiple Sclerosis: Menyerang lapisan pelindung saraf di otak. Gejalanya meliputi gangguan penglihatan, mati rasa, hingga kesulitan berjalan.

Meskipun faktor genetik memegang peranan penting, risiko keparahan autoimun dapat ditekan melalui gaya hidup sehat. Langkah pencegahan yang disarankan meliputi berhenti merokok, melindungi kulit dari paparan sinar UV berlebih, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang rendah gula tambahan.

Selain itu, rutin berolahraga dengan intensitas ringan seperti yoga atau berenang, serta mengelola stres dengan baik sangat dianjurkan. Mengingat gejalanya sering menyerupai penyakit lain, wanita yang mengalami keluhan berkepanjangan seperti nyeri sendi atau kelelahan kronis disarankan segera melakukan konsultasi medis untuk diagnosis dini. (Alodokter/Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |