Ilustrasi(AFP)
ESKALASI ketegangan di wilayah selatan Libanon kembali memanas. Pasukan militer Israel menahan tiga orang petani Libanon di kawasan selatan negara tersebut. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh kepala desa setempat, Issa Abedelaal.
Kepada BBC, Issa Abedelaal menjelaskan kronologi penangkapan tersebut. Pasukan Israel menghubungi ketiga petani tersebut melalui telepon seluler dan memerintahkan mereka untuk mendatangi suatu lokasi tertentu. Setibanya di lokasi yang ditentukan, ketiganya langsung ditahan dan dibawa pergi oleh tentara Israel.
Insiden penahanan ini terjadi setelah pasukan Israel memasuki Desa Halta di Provinsi Hasbaya. Desa tersebut berada di dalam zona wilayah seluas sekitar 600 kilometer persegi yang hingga saat ini masih diduduki oleh Israel.
Kasus penahanan tiga petani ini telah dilaporkan ke Mekanisme Pemantauan dan Implementasi Internasional yang dipimpin Amerika Serikat, sebuah lembaga yang mengawasi koordinasi keamanan antara Israel dan Libanon. Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Israel belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi mengenai insiden penahanan tersebut.
Di sisi lain, hanya selang beberapa jam dari peristiwa penahanan tersebut, pihak Israel membebaskan seorang warga sipil Libanon lainnya. Ini diyakini sebagai pembebasan warga sipil pertama yang tercatat sejak perundingan yang dimediasi oleh Amerika Serikat antara Israel dan Libanon dimulai pada April lalu.
Warga sipil yang dibebaskan tersebut diidentifikasi bernama Malek Ghazi. Pihak Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyerahkan Ghazi secara resmi kepada militer Libanon di pos perbatasan Naqoura. Setelah diserahkan, Ghazi langsung dibawa ke fasilitas intelijen tentara Libanon di Tyre untuk menjalani pemeriksaan medis. Pihak keluarga menyatakan bahwa Ghazi sebelumnya menghilang sejak Oktober tahun lalu setelah keluar rumah untuk berolahraga.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa empat warga sipil Libanon lainnya dijadwalkan akan dibebaskan pada hari Jumat. Pihak Israel mengklaim bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, keempat orang tersebut terbukti tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok bersenjata.
Perdana Menteri Libanon, Nawaf Salam, menyambut baik pembebasan Ghazi dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Amerika Serikat atas perannya dalam memfasilitasi pembebasan tersebut. Nawaf menegaskan pemerintahannya akan terus berupaya membebaskan seluruh tahanan Libanon, mencari informasi mengenai warga yang masih hilang, serta mendesak penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Libanon.
Hingga kini, diperkirakan masih ada lebih dari 30 warga Libanon yang ditahan oleh pihak Israel. Proses negosiasi pembebasan dan perdamaian antara kedua negara masih mengalami kebuntuan. Isu tahanan ini menjadi bagian dari negosiasi berjangka luas yang dimediasi AS, yang juga mencakup upaya terpisah untuk mengembalikan jasad para pemimpin komunitas Yahudi Libanon yang diculik dan dibunuh selama perang saudara.
Negosiasi tersebut mengacu pada kerangka kerja yang disepakati pertengahan Juni lalu. Kerangka ini mengatur pelucutan senjata Hizbullah, penempatan tentara Libanon di wilayah selatan, serta penarikan bertahap pasukan Israel yang dimulai dari "zona percontohan" yang telah ditentukan.
Namun, proses perdamaian tersebut tidak menunjukkan kemajuan berarti. Pihak Israel masih mempertanyakan kesiapan tentara Libanon, disertai adanya perbedaan pendapat mengenai prosedur verifikasi kepatuhan. Di sisi lain, kelompok Hizbullah menolak mentah-mentah proses perundingan tersebut serta konsep zona percontohan yang ditawarkan. Kedua belah pihak hingga saat ini belum menentukan tanggal pelaksanaan perundingan putaran kedelapan.
Di tengah macetnya negosiasi, Israel terus melancarkan serangan ke wilayah selatan Libanon. Otoritas setempat melaporkan serangan udara Israel pada Agustus lalu menewaskan 11 orang. Pihak Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim bahwa serangan udara tersebut berhasil menewaskan seorang komandan Hizbullah menyusul serangan yang menargetkan tentara Israel. (BBC/Z-2)











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)






