Aliansi BEM Bersatu Soroti Mobil yang Dipakai Tiyo Ardianto

4 hours ago 2

SEJUMLAH perwakilan mahasiswa yang mengaku dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Bersatu menyoroti kepemilikan mobil Toyota Fortuner yang dikenakan eks Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto. Aliansi ini menuding mobil tersebut diduga berkaitan dengan jaringan partai politik tertentu.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam pernyataannya, Aliansi BEM Bersatu mengatakan mobil yang digunakan Tiyo diduga terdaftar atas nama Siti Nuraini, adik dari Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Setyo Sularso. Pensiunan jenderal itu disebut besan dari Jenderal TNI (Purnawirawan) Andhika Perkasa, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus tim pemenangan Ganjar Pranowo di pilpres 2024.

Aliansi BEM Bersatu juga menyorot agenda bertajuk Dialog Nasional Kebangsaan yang bakal digelar di salah satu hotel di Bandung pada Kamis, 18 Juni 2026. Forum itu disebut dihadiri oleh Tiyo Ardianto, Setyo Sularso, dan sejumlah tokoh lain.

Juru bicara PDIP Guntur Romli membantah tudingan tersebut. Dia mengatakan Siti Nuraini dan Setyo Sularso yang dikaitkan dalam kepemilikan mobil itu bukan kader ataupun pengurus partai.

“Menghubungkan kepemilikan kendaraan milik warga sipil, lalu ditarik ke hubungan persaudaraan, kemudian ditarik lagi ke hubungan besan untuk melompat pada kesimpulan bahwa PDIP berada di balik aksi mahasiswa adalah sesat pikir yang nyata,” kata dia dalam keterangannya pada Rabu, 17 Juni 2026.

Dia berujar partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini tidak memiliki keterkaitan dengan aksi penolakan proyek makan bergizi gratis. “Itu adalah fitnah yang tidak berdasar, absurd, dan mencederai integritas gerakan moral mahasiswa,” ujar Guntur.

Dia juga menyatakan forum dialog yang diagendakan dihadiri Tiyo Ardianto dan Setyo Sularso itu bukan diselenggarakan PDIP. Guntur berujar kehadiran tokoh di forum dialog merupakan hak konstitusional warga negara yang tak bisa serta-merta diklaim sebagai bentuk mobilisasi partai politik ke gerakan mahasiswa.

Menurut dia, tudingan aliansi BEM Bersatu yang menyebut gerakan mahasiswa diduga ditunggangi partai politik telah menghina nalar kritis dan independensi gerakan. “Mahasiswa bergerak karena panggilan nurani dan analisis kritisnya terhadap kebijakan negara yang dirasa menyentuh hajat hidup rakyat,” ujar dia.

PDIP, kata Guntur, meminta BEM Bersatu untuk berhenti menyebarkan narasi yang bersifat spekulatif. Dia juga mewanti-wanti agar tidak membuat tudingan yang mengerdilkan gerakan mahasisswa.

“Kami juga meminta negara memberikan perlindungan bagi semua warga negara secara setara termasuk yang bersuara kritis, khususnya ke Tiyo Ardianto yang diduga mengalami intimidasi,” ucapnya.

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto memilih berfokus pada gerakan mahasiswa yang mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah. Dia tak ingin merespons hal-hal yang sifatnya hanya tuduhan personal.

Tiyo Ardianto sebelumnya pernah dituding sebagai antek asing ketika mengikuti aksi menolak pengesahan revisi Undang-Undang TNI pada Maret 2025. Mahasiswa S1 Filsafat UGM ini juga pernah diintimidasi dan teror oleh orang tak dikenal setelah mengkritik kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Terbaru, Tiyo diduga dibuntuti oleh orang tak dikenal melalui alat pelacak. Tiyo mengatakan alat pelacak bernama PBX Finder ditemukan di bawah kerangka mobil yang sedang ia naiki.

Kejadian itu diketahui Tiyo tak lama setelah mengikuti demonstrasi bersama elemen mahasiswa dan gerakan sipil di Gejayan, Yogyakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026. “Saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting, yaitu sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya,” kata dia dalam takarir unggahan di Instagram.

Syahdan Tiyo mengecek bagian-bagian mobil. Satu alat pelacak ditemukan Tiyo di bawah mobil tersebut. Dia mengatakan mobil itu milik saudaranya yang belakangan ia pinjam lantaran merasa kurang aman dalam bepergian. “Saya tidak tahu siapa yang pasang alat pelacak itu,”

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |